Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Sabtu 11 Februari 2023, Mekanisme Bela Diri

Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh Bruder Pio Hayon SVD dengan judul Mekanisme Bela Diri.

Editor: Agustinus Sape
Foto Pribadi
RENUNGAN - Bruder Pio Hayon SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk hari Sabtu 11 Februari 2023 dengan judul Mekanisme Bela Diri. 

Mukjizat itu selalu ada ketika kita memiliki belaskasihan kepada orang yang benar-benar membutuhkan kita.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Sabtu 11 Februari 2023, Bersama Yesus Kita Bisa Berkelimpahan

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus.

Kitab kejadian yang mengisahkan tentang dosa asal yang dibuat oleh manusia pertama Adam dan Hawa itu menjadi sebuah dosa warisan yang sangat kuat mempengaruhi kita sebagai manusia turun temurun sampai dengan saat ini.

Coba kita perhatikan lebih sungguh-sungguh. Dosa yang dibuat oleh Adam dan Hawa itu karena mereka makan buah apel atau apa sebenarnya?

Jika kita telusuri secara mendalam, memakan apel adalah actusnya atau aksinya tetapi yang melatarinya adalah kesombongan manusia untuk menyamakan diri mereka dengan Tuhan.

Itu yang menjadi pokok godaan ular kepada perempuan itu. Maka dosa kesombongan menyamakan diri dengan Tuhan itu menjadi dosa asal manusia.

Karena dari kesombongan itulah akan muncul atau lahirlah begitu banyak dosa-dosa yang lainnya termasuk saling mempersalahkan satu dengan yang lain atau memproyeksikan kesalahan kepada orang lain dan lupa melihat diri sendiri.

Karena kesombongan itu menutupi berkat dari Tuhan untuk kita karena sejak saat itu, Tuhan menutupi pintu berkat itu dengan pedang api yang bernyala-nyala untuk melindungi “pohon kehidupan” itu.

Itu sebagai tanda Tuhan sudah menutupi berkat bagi semua yang merasa sombong dan ingin seperti Tuhan.

Dan ketika kita coba menyandingkan dengan Yesus yang begitu berbelas kasihan kepada orang yang mengikuti Dia dan akhirnya memberi makan kepada 4000 orang itu.

Jalan menuju pohon kehidupan itu dibuka sendiri oleh Yesus jelmaan Kemahabelaskasihan Tuhan sendiri.

Dan akhirnya kita pun memperoleh berkat berlimpah oleh karena belas kasihan Allah dalam diri Yesus Kristus Tuhan kita yang berkarya secara nyata mengalirkan berkat langsung dari Allah kepada manusia. Karya Yesus inilah yang membawa kita kepada keselamatan terlebih lagi ketika Dia mati di kayu salib untuk kita.

Kita manusia ini, oleh dosa asal Adam dan Hawa ini, telah membentuk kecenderungan kita untuk selalu jatuh dalam dosa. Itu natural terjadi dalam diri kita. Hal ini harus menjadi sebuah kesadaran dalam diri kita bahwa itulah kita manusia.

Dan karena kita adalah pengikut Yesus maka kita semua diberi kesempatan untuk menjadi seperti Kristus yang berbelas kasih kepada semua yang membutuhkan kita. Itulah cara terbaik versi Yesus agar kita terhindar dari perbuatan dosa.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Sabtu 11 Februari 2023, Jika Mereka Ku-suruh Pulang ke Rumahnya dengan Lapar

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved