Berita Lembata
Pokja Panwaslu 9 Kecamatan Serentak Laksanakan Tes Wawancara Bagi 396 Calon PKD
Anggota Panwaslu Kecamatan Omesuri, Tarsisius Wayan menyampaikan, para pelamar yang lulus seleksi administrasi di Kecamatan Omesuri
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Badan Pengawas Pemilihan Umum / Bawaslu Lembata Pokja Pembentukan Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kelurahan/Desa (PKD) 9 Kecamatan secara serentak melaksanakan Tes Wawancara bagi 396 Calon PKD.
Ketua Panwaslu Kecamatan Omesuri, Rahmat Anwar mengatakan, pihaknya telah melaksanakan seluruh tahapan tes sesuai prosedur. Jadi dia harap pelaksanaan tes wawancara yang sedianya akan dilaksanakan selama 3 hari itu bisa menghasilkan pengawas kelurahan dan desa (PKD) sesuai harapan.
“Semoga dalam pelaksanaan tes wawancara ini bisa menghasilkan PKD yang berintegritas, bersedia bekerja penuh waktu, bebas dari kepentingan politik dan mencegah pelanggaran Pemilu yang terjadi di Desa,” ungkap Rahmat.
Baca juga: Petrus Bala Pattyona Sumbang Buku di Perpustakaan Daerah Gorys Keraf Lembata
Sementara itu Anggota Panwaslu Kecamatan Omesuri, Tarsisius Wayan menyampaikan, para pelamar yang lulus seleksi administrasi di Kecamatan Omesuri berjumlah 63 orang yang berasal dari 22 desa.
Beberapa poin penilaian yang menjadi acuan yaitu calon PKD harus mengetahui visi dan misi Bawaslu, penguasaan integritas dan netralitas, komitmen, dan pengetahuan lokal.
Dia menambahkan perangkat desa yang melamar akan membuat surat pengunduran diri apabila lulus menjadi PKD.
Amrunur Muh Darwan Ketua Panwaslu Kecamatan Buyasuri menambahkan proses wawancara dapat mengukur kompetensi kepemiluan, motivasi juga komitmen bagi peserta calon PKD.
Baca juga: Penjabat Bupati Lembata Pastikan Dana Inpres Daerah Dipakai Untuk Bangun Jalan Jalur Tengah
Dari hasil seleksi perekrutan Calon PKD di kecamatan Buyasuri tercatat sebanyak 53 pelamar dari 20 Desa yang lulus seleksi admnistrasi dan mengikuti wawancara.
Bernadete Bunga salah satu peserta dari desa Mahal mengaku bersyukur mengikuti seleksi PKD.
Dia optimis menjadi pengawas Pemilu yang bisa bekerja profesional, mampu mencegah money politik dan mampu bekerja dengan semua elemen di Desa Mahal. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.