Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Minggu 29 Januari 2023, Kebaikan yang Menarik Hati
Renungan Harian Katolik ini disiapkan oleh RP. John Lewar SVD dengan judul Kebaikan yang Menarik Hati.
POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik ini disiapkan oleh RP. John Lewar SVD dengan judul Kebaikan yang Menarik Hati.
RP. John Lewar menulis Renungan Harian Katolik ini merujuk bacaan pertama dari Kitab Zefanya 2: 3; 3: 12-13, bacaan kedua 1 Korintus 1: 26-31, dan bacaan Injil Matius 5: 1-12a, Pesta Santo Josef Freinademetz.
Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Minggu 29 Januari 2023 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.
Saudari-saudaraku yang terkasih dalam Kristus.
Sabda Bahagia yang direnungkan pada hari Minggu ini, buat orang kaget. Pada umumnya orang tahu, kebahagiaan itu identik dengan kekuasaan, kehormatan, ketenaran, kekayaan, kemolekan, kecerdasan atau kelimpahan harta dan gaya hidup mewah.
Hal-hal tersebut di atas tidak masuk dalam gagasan yang digaungkan Yesus kepada para pendengar. Bagi Yesus, orang yang berbahagia itu mereka yang miskin di hadapan Allah, orang yang berdukacita, lemah lembut, orang yang lapar dan haus akan kebenaran, yang murah hati, yang suci hati, yang membawa damai, orang yang dianiaya karena kebenaran atau yang dicela dan dianiaya karena nama Yesus.
Ajaran tentang Sabda Bahagia mengandung nilai-nilai kontras dengan apa yang sering kita temukan sebagai nilai kebahagiaan dalam kacamata melulu manusiawi.
Semoga Sabda Bahagia Yesus tidak diterima sebagai beban atau bahkan sebagai “sabda kedukaan” yang hanya mengusik kenyamanan hidup, tetapi sebagai sumber pengungkapan kasih Allah kepada manusia.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Minggu 29 Januari 2023, Bersukacitalah Sebab Besarlah Upahmu di Surga
Saudari-saudaraku yang terkasih dalam Kristus.
Pada hari ini kita merayakan Pesta Santo Josef Freinademetz, seorang Misionaris ulung Serikat Sabda Allah (SVD) yang berkarya di Shantun Selatan, Cina.
Sabda Bahagia yang digaungkan pada hari ini, dituangkan dalam sebuah refleksi dengan tema, ”Kebaikan yang menarik Hati.”
“Kelembutan dan kebaikan hati Josef Freinademetz memancarkan daya tarik yang memenangkan hati mereka yang berkontak dengannya”.
Inilah cara Uskup Henninghaus menggambarkan Joseph Freinademetz . Beliau melanjutkan, “Acapkali matanya bersinar dengan kebaikan yang mempesona, dengan ketenangan yang begitu menyejukkan, sehingga orang-orang China dengan mudah percaya padanya dan merasa krasan dengannya.”
Freinademetz memiliki “kebaikan hati dan kebajikan yang tak mengenal lelah” dan dikaruniai kesabaran tak habis-habisnya, memancarkan sikap cinta luhur dan tidak mementingkan diri sendiri”.
Ucapan orang-orang Kristen Cina tentang Freinademetz, “Kebaikan hati tidak pernah meninggalkannya, bahkan pada saat dia “menegur dan memberi hukuman”, sekalipun “tuntutannya tidak kecil” terhadap para konfrater dan umat Kristen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/John-Lewar-SVD_005.jpg)