KKB Papua

KKB Papua - Lukas Enembe Tak Bisa Berkelit Soal Korupsi, Sang Istri Kini Dijerat Aliran Dana ke KKB

Lukas Enembe sepertinya tak bisa berkelit soal penyalahgunaan keuangan negara yang diduga telah disalahgunakan oleh mantan Gubernur Papua itu.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
DIPERIKSA KPK – Istri Lukas Enembe, Yulce Wenda kini mulai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi. KPK juga mendalami dugaan aliran dana ke Organisasi Papua Merdeka, organisasi yang selama ini memayungi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Bahkan Yulce Wenda kini dikait-kaitkan dengan Benny Wenda, tokoh berpengaruh OPM di Inggris. 

POS-KUPANG.COM – Lukas Enembe sepertinya tak bisa berkelit soal penyalahgunaan keuangan negara yang diduga telah disalahgunakannya ketika mengemban tugas sebagai Gubernur Papua.

Sementara sang istri, Yulce Wenda kini dihadapkan pada persoalan baru. Ia dijerat soal aliran dana ke Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua atau lebih dikenal dengan KKB Papua.

Yulce Wenda itu dikait-kaitkan dengan Benny Wenda, salah satu sosok berpengaruh yang berjuang mati-matian melawan Indonesia untuk memerdekakan Papua.

Terhadap fakta terbaru itu, Stefanus Roy Rening, penasihat hukum Lukas Enembe angkat bicara. Ia merespon langkah aparat hukum yang mengait-ngaitkan Lukas Enembe dan sang istri Yulce Wenda dengan KKB Papua.

Baca juga: KKB Papua - Herman Bongkar Rahasia Pasokan Senjata ke KKB Papua: Salah Satu Sumbernya Adalah Filipna

Dalam kasus Lukas Enembe, sang istri, Yulce Wenda, juga turut diperiksa. Ia diperiksa sebagai saksi dalam kasus aliran dana yang ditenggarai masuk ke Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Roy Rening menegaskan, Yulce Wenda, istri kliennya itu tidak memiliki hubungan dengan satu di antara tokoh OPM yaitu Benny Wenda meski keduanya satu  marga,

MAKIN MEMBAIK - Lukas Enembe, tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi senilai Rp 1 miliar, kini semakin membaik. Kesehatannya mulai stabil dan sudah bisa beristirahat. Sekarang, tekanan darahnya mulai terukur.
MAKIN MEMBAIK - Lukas Enembe, tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi senilai Rp 1 miliar, kini semakin membaik. Kesehatannya mulai stabil dan sudah bisa beristirahat. Sekarang, tekanan darahnya mulai terukur. (POS-KUPANG.COM)

Penyataan ini mengemuka merespon Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata menyatakan pihaknya bakal mendalami dugaan aliran dana korupsi Lukas ke OPM.

Pernyataan itu disampaikan saat menanggapi dugaan aliran dana dari istri Lukas ke Benny Wenda. Yulce Wenda dan Benny Wenda diketahui masih satu marga.

“Di Papua, marga itu biasa. Jadi tidak ada kaitannya antara Wenda yang ada di Inggris dengan Ibu (Yulce). Mungkin mereka satu marga,” kata Roy dilansir dari laman Kompas.com, Rabu 18 Januari 2023.

Roy lantas menyamakan keberadaan marga di Papua itu dengan marga di suku Batak.

Menurutnya, terdapat banyak warga suku Batak yang memiliki marga sama. Namun, mereka belum tentu memiliki hubungan.

“Sampai hari ini tidak terkonfirmasi (ada hubungan Yulce dengan Benny),” ujar Roy.

Lebih lanjut, Roy menyatakan pihaknya menghormati langkah KPK terkait pengusutan aliran dana dugaan korupsi Lukas. Penelusuran uang hasil korupsi merupakan wewenang KPK.

Baca juga: KKB Papua - Herman Bongkar Rahasia Pasokan Senjata ke KKB Papua: Salah Satu Sumbernya Adalah Filipna

Hanya saja, kata Roy, pihaknya berharap penyidikan yang dilakukan KPK fokus pada perkara yang saat ini tengah diusut, yakni dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek yang bersumber dari APBD Papua.

“Bagi kita yang namanya perkara korupsi harus dimulai dengan temuan, baru kita bisa menelusuri,” tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved