Berita Sumba Timur
Ketua Hapkido Sumba Timur Bangga Atletnya Dapatkan Medali
Hapkido berisikan tenik pertarungan jarak dekat dan jarak panjang memanfaatkan tendangan sambil meloncat, serangan tangan, lemparan, kuncian
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ferdinand Edo Putra Naga
POS-KUPANG.COM, SUMBA TIMUR - Ketua Hapkido Sumba Timur bangga atletnya dapatkan medali emas
Hal ini di jelaskan oleh Siti Amina Wungo saat diwawancarai di kantor Koni Sumba Timur, Jalan Jendral Soeharto No.42, Hambala, Kecamatan Kota Waingapu, 17 Januari 2023.
Menurut Situ Amina Wungo sebagai Ketua Hapkido Sumba Timur, Hapkido merupakan salah satu olah raga beladiri yang berasal dari Korea di samping Taekwondo.
Baca juga: Belalang Serang Rumah Warga dan Lahan Pertanian Warga di Sumba Timur, Petani Terancam Gagal Panen
Ia mengatakan hapkido bergerak berdasarkan prinsip lingkaran yang memanfaatkan kekuatan lawan. Teknik-teknik dalam Hapkido antara lain meliputi pukulan, tendangan, kuncian, bantingan, jurus, serta latihan senjata.
"Dalam berani ini juga ada penggunaan senjata tradisional termasuk pisau, pedang, tali, nunchaku,kipas, tongkat, dan tongkat pendek ," ujar Siti.
"Hapkido berisikan tenik pertarungan jarak dekat dan jarak panjang memanfaatkan tendangan sambil meloncat, serangan tangan, lemparan, kuncian dan serangan," jelas Siti.
Ia juga menjelaskan hapkido masuk di Jogja tahun 2014 terus disahkan KONI 2019 kemarin eksebisi PON di Papua 2020, kemudian sekarang sudah masuk di prapon dan pon untuk Aceh nanti .
"Hapkido pertama kali masuk Sumba timur itu Juni 2020,Kalau dilombakan ada dariun fight ada sekitar tujuh kelas terus kalau di pra PON dan PON. Dilombakan ada dua dariun dan hosinsul atau peragaan bantingan", ujarnya.
Baca juga: Kepala Cabang Pelni Sumba Timur Sebut Kapal Masih Bisa Berlayar
"Saya bangga bahwa anak-anak saya ini luar biasa sekali saya bangga sekali mereka latihan secara mandiri terus kami Hapkido ini masih berumur kami Hapkido ini masih berumur jagung", ujar Siti.
Ia mengatakan baru dua tahun tapi Alhamdulillah dengan prestasi mereka, kerja keras mereka berhasil menunjukan bahwa dengan kerja keras,mereka mendapatkan medali emas dan perak.
"Yang perlu kami siapkan adalah kami akan membentuk lagi beberapa dojang. Sekarang yang ada 3 dojang", kata Siti.
Ia menambahkan mungkin lebih lagi berlatih berusaha maksimal untuk bagaimana tinggal event lokal, naisional maupun internasional.
"Kami juga mengharapkan support dari pemerintah setempat juga KONI, bagaimana supaya hapkido masuk dalam salah satu daftar di Koni yang sekarang masih calon", harap Siti.
Ia juga menambahkan dan kami berharap pemerintah juga mengsupport prestasi - prestasi anak-anak kami. Cr21. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.