Berita NTT

BMKG Sebut Angin Kencang di NTT Mulai Melambat

adanya angin kencang ini akibat dari timbulnya bibit Siklon di sebelah Timur NTT sejak tanggal 19 Desember 2022 lalu

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
ANGIN - Hujan disertai angin kencang melanda Kota Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - BMKG  memprakirakan angin kencang yang melanda provinsi Nusa Tenggara Timur mulai melambat. 

Diketahui, adanya angin kencang ini akibat dari timbulnya bibit Siklon di sebelah Timur NTT sejak tanggal 19 Desember 2022 lalu. Hujan ringan hingga lebat disertai petir dan juga gelombang tinggi melanda NTT sejak tanggal tersebut. 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG NTT ) dalam keterangannya Kamis 5 Januari 2023 menjelaskan, angin kencang sebenarnya mulai melambat sejak kemarin (4/1/2023). 

Baca juga: BMKG NTT Sebut Gempa Paling Besar di NTT Tahun 2022 Ada di Kabupaten Kupang

Agung Sudiono Abadi selaku Kepala Stasiun Meteorologi Kupang, menyebut angin kencang kini hanya terjadi pada waktu-waktu tertentu seperti dinihari menjelang pagi, pagi hari dan petang atau berbeda dengan sebelumnya yang terjadi merata hampir sepanjang hari. 

Ia mengatakan kecepatan angin kini berkisar antara 15 Knot atau berbeda dengan sebelumnya yang rata-rata 45 Knot. Agung mengatakan kecepatan angin melambat diprediksi mulai terasa pada tanggal 6 -10 Januari 2023 dan secara otomatis kekuatannya pun bisa dibawa 15 Knot. 

Walau prediksi angin kencang mulai meredah, kondisi hujan menurut dia masih akan terus terjadi. Dari tanggal 6 Januari 2023, wilayah NTT masih berpeluang terjadi hujan sedang hingga lebat. 

Baca juga: BMKG Prediksi Angin Kencang Berkurang Setelah 7 Januari 2023, Bupati Kupang Ingatkan Tetap Waspada

"Wilayah NTT berada di periode puncak musim hujan dengan kondisi suhu muka laut yang hangat dan kelembapan udara yang basah di tiap lapisan atmosfer," sebutnya. 

Dia bilang cuaca ekstrem seperti angin kencang hingga gelombang tinggi yang saat ini terjadi merupakan akibat dari adanya  daerah tekanan rendah di Barat Australia atau eks-Siklon Tropis Ellie. 

Selain itu, ada juga adanya gelombang atmosfer equatorial Rossby dan Kelvin turut mempengaruhi curah hujan dengan intensitas ringan– lebat yang bersifat sporadis.

Baca juga: 2 Kabupaten di NTT Berstatus Siaga Hujan Lebat, BMKG: Waspada Bencana Banjir dan Tanah Longsor

"Waspada akan potensi dampak hujan dan angin kencang yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi," tambah dia. 

Agung menambahkan wilayah yang diperkirakan terjadi hujan sedang hingga lebat pada tanggal (5/1/2023) berlangsung di wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Lembata, Alor, Belu, Malaka, TTU, TTS, Kabupaten Kupang, Kota Kupang dan Sumba Barat Daya.

Selanjutnya di tanggal (6/1/2023) berlangsung di Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Alor. Sementara untuk angin kencang terjadi di semua wilayah di NTT. 

Muncul di Timur NTT 

Stasiun Maritim Tenau Kupang menyebut bibit siklon Ellie mulanya muncul disebelah Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur pada 19 Desember 2022 lalu. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved