Cuaca Ekstrem

Cuaca Ekstrem, Kapal Ferry Rute Kupang - Lewoleba dan Dua Lintasan Lain Tak Beroperasi 

Cuaca buruk menjadi musabab tiga lintasan itu tidak diizinkan untuk berlayar. ASDP Cabang Kupang hanya memberi izin pada lintasan Kupang - Hansisi

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
KAPAL FERRY - Kapal Ferry sedang berlabuh di Dermaga Bolok Kupang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG -  Kapal Ferry dari Pelabuhan Bolok Kupang dengan tujuan Pelabuhan Lewoleba (Lembata) dan dua lintasan lainnya tidak berlayar. 

Cuaca buruk menjadi musebab tiga lintasan itu tidak diizinkan untuk berlayar. ASDP Kupang hanya memberi izin pada lintasan Kupang - Hansisi dan sebaliknya. 

Selain Lewoleba, dua lintasan lainnya yang ditutup sementara yakni Kupang - Rote dan Kupang - Kalabahi (Alor). 

"Sehubungan dengan kondisi cuaca hari Selasa, 3 Januari 2023 , kami sampaikan pelayanan Kapal Penyeberangan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang ditutup sementara," kata General Manajer PT. ASDP Cabang Kupang  Syamsudin, dalam siaran persnya Selasa pagi. 

Dia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami calon penumpang ataupun pengguna jasa angkutan laut kapal Ferry. 

Baca juga: ASDP Kupang Tunda Pelayaran Kapal Ferry, Calon Penumpang Nginap di Pelabuhan Bolok

Baca juga: Cuaca Buruk, ASDP Batalkan Dua Rute Pelayaran Feri di NTT, BMKG Rilis Gelombang Tinggi 4-6 Meter


Dari Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, disebutkan tinggi gelombang 6 meter bakal melanda perairan NTT. Tinggi gelombang 4-6 meter berpeluang terjadi di Laut Sawu bagian selatan, perairan selatan Kupang-Rote, Samudera Hindia Selatan Sumba -Sabu, dan samudera Hindia Selatan Kupang-Rote. 

Sedangkan tinggi gelombang 2-4 meter bakal terjadi di perairan Utara Flores, Laut Sawu bagian Utara, perairan Utara Kupang-Rote, selat Sape bagian Selatan, dan selat Sumba bagian Barat. 

Untuk tinggi gelombang 1-2,5 meter berpeluang terjadi di selat Sape bagian Utara, selat Sumba bagian timur, selat Flores-Lamakera, selat Alor-Pantar, selat Ombai dan selat Wetar. 

"Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran," ujar  Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Syaeful Hadi, S.P. 

Ia meminta masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.  (Fan)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved