Cuaca Ekstrem

Cuaca Buruk, ASDP Batalkan Dua Rute Pelayaran Feri di NTT, BMKG Rilis Gelombang Tinggi 4-6 Meter

Cuaca Buruk, ASDP Batalkan Dua Rute Pelayaran Feri di NTT, BMKG rilis gelombang tinggi 4-6 Meter di Perairan NTT hari ini

Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM/HO
Cuaca Buruk ASDP Batalkan Pelayaran Feri/ Kapal Ferry saat sedang berlabuh di Dermaga Bolok Kupang - Cuaca Buruk, ASDP Batalkan dua pelayaran kapal feri  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - PT ASDP Indonesia Ferry membatalkan layana ke Dua Rute Pelayaran kapal Feri karena cuaca buruk.

Dua lintasan itu sedianya akan dilayani Pelayaran Kapal Feri dari Pelabuhan Bolok Kupang, Jumat 30 Desember 2022. Namun dibatalkan PT ASDP karena adanya Informasi Cuaca Ekstrem dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG

Dalam rilisnya, BMKG menyebut ada potensi gelombang tinggi 4-6 Meter di Perairan NTT 30 hingga 31 Desember 2022

"Sehubungan dengan kondisi cuaca hari Jum'at tanggal 30 Desember 2022 dapat kami sampaikan Pelayanan Kapal Penyeberangan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang ditutup sementara untuk lintasan Kupang Rote (PP) dan Kupang - Sabu," kata Syamsudin selaku GM ASDP Kupang, dalam keterangan tertulisnya. 

Baca juga: Polemik Prediksi Cuaca Ekstrem, Jokowi: Ikuti Arahan BMKG

Ia menyebut, untuk lintasan yang dijalankan  KMP. Ile Mandiri dari Larantuka - Solor - Lewoleba - Solor - Larantuka, tetap berangkat sejak pukul 06.00.  Begitu juga dengan pelayaran pada lintasan Kupang - Hansisi oleh KMP Cakalang II tetap berangkat sejak pukul 07.00 Wita. 

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," ucap Syamsudin. 

Sebagai informasi, ASDP Cabang Kupang sejak Selasa 27/12/22 telah menutup beberapa pelayaran di NTT imbas dari cuaca ekstrem

Pada tanggal itu, 53 jalur penyeberangan terpaksa dibatalkan. Saat itu Syamsudin menyebut penutupan sementara rute pelayaran tersebut akibat cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah NTT dalam beberapa waktu terakhir ini. 

Baca juga: Cuaca Ekstrem, BMKG Sebut Banjir Pesisir Berpotensi Terjadi di Wilayah NTT 

"Hanya satu rute saja yang saat ini di buka yakni rute Kupang-Hansisi (pulau Semau) yang letaknya berada tak jauh dari pelabuhan penyeberangan Bolok," ujarnya Selasa lalu. 

Dia menjelaskan bahwa penutupan sejumlah rute tersebut karena memang pihak ASDP lebih mengutamakan keselamatan dan keamanan penumpang yang akan berlayar.

Lebih lanjut kata dia, saat ini ada enam kapal milik ASDP yang hanya terparkir di Pelabuhan Bolok. Sedangkan ada tiga kapal lain yang berada Kalabahi, Kabupaten Alor, dan Larantuka, Kabupaten Flores Timur serta Maumere, Kabupaten Sikka. 

"Belum bisa memastikan kapan rute penyeberangan dari Kupang akan ditutup sementara karena cuaca saat ini berubah-ubah," jelasnya.

Menurutnya, ASDP memang selalu memperhatikan maklumat pelayaran, dan juga memantau informasi dari BMKG, sebelum memutuskan untuk berlayar.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Landa Perairan NTT, ASDP Batalkan Tiga Rute Pelayaran di NTT Hari Ini

Prakiraan tinggi gelombang yang dikeluarkan Stasiun Maritim Tenau Kupang untuk 30-31 Desember 2022 menyebutkan tinggi gelombang 4-6 meter berpeluang terjadi di perairan Utara Flores, Samudera Hindia Selatan  Sumba -Sabu, perairan Utara Kupang-Rote, perairan selatan Kupang - Rote dan Samudera Hindia Kupang - Rote. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved