Berita Ngada

Bupati Andreas Paru Serahkan 17 Unit Kapal Ikan kepada Nelayan Ngada

Bupati Ngada Andreas Paru menyerahkan 17 unit kapal penangkap ikan kepada nelayan yang berasal dari Aimere, Inerie, Golewa Selatan dan Riung. 

Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Bupati Ngada Andreas Paru mengecek kondisi kapal penangkapan ikan di TPI Aimere, Selasa 27 Desember 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, ENDE - Bupati Ngada Andreas Paru menyerahkan 17 unit kapal penangkap ikan kepada nelayan yang berasal dari Aimere, Inerie, Golewa Selatan dan Riung. 

Penyerahan Kapal Ikan 5 GT berlangsung di TPI Aimere, Selasa 27 Desember 2022.

Bupati Andreas Paru mengatakan bahwa Kabupaten Ngada memiliki potensi laut yang kaya dengan aneka biota laut di antaranya ikan.

Dengan demikian, pengadaan kapal ikan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

"Pembelanjaan 17 unit kapal ini bersumber dari pinjaman daerah. Hal ini dilakukan sebagai wujud komitmen pemerintah kabupaten untuk membangun Ngada dalam bingkai Tante Nela Paris," katanya.

Untuk memastikan pemanfaatan bantuan kapal penangkap ikan dan berbagai jenis alsintan berfungsi baik dan produktif, maka Bupati Andreas Paru membentuk tim pengawas.

Baca juga: Bupati Ngada Keluarkan Instruksi Antisipasi Ancaman Bencana Alam, Ini Isinya

Tugas tim pengawas secara rutin melakukan cek lapangan untuk mengevaluasi dan memantau kondisi kapal dan alsintan, produksi dan produktivitas sarana Tante Nela Paris yang diberikan.

Bupati Andreas Paru berharap kapal ikan dapat memenuhi kebutuhan konsumsi ikan di Kabupaten Ngada serta dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan, dan menghasilkan PAD.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Ngada Korsin Wea dalam laporannya menyampaikan bahwa, tujuan pengadaan kapal ikan untuk mendorong peningkatan produksi ikan lebih kurang 850 ton pertahun.

Setiap kapal dapat berkontribusi produksi minimal 50 ton ikan pertahun.

Ia menjelaskan, kapal ikan terbuat dari bahan fiberglas dengan ukuran panjang 12,80 meter, lebar 2,40 meter, tinggi 1,25 meter, mesin 30 HP, bobot 5GT, kecepatan 7 s/d 8 knot.

Baca juga: Gelar Musrembangkab, Bupati Ngada: Meski Pandemi Kita Harus Tetap Bangkit Bangun Daerah

Kapal dilengkapi dengan palka ikan 3 buah, dapur, wc, sistem penerangan, sistem air, pukat ukuran 2,5 inc 10 pc, alat keselamatan berupa life jacket dan ring boy, dan lainnya seperti jerigen 4 buah, seperangkat kunci dan lainnya.

Nilai kontrak dari pengadaan kapal ikan beserta mesin, alat penangkap ikan dan sarana pendukung sebanyak 17 unit adalah sebesar Rp 5,4 miliar lebih yang bersumber dari Pinjaman Daerah.

"Kehadiran 17 unit kapal ikan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan konsumsi ikan dalam daerah sebanyak 5000 ton per tahun karena nelayan di Kabupaten Ngada baru bisa memenuhi kebutuhan konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Ngada sebanyak 2000 sampai dengan 2500 ton pertahun," ujarnya.

Acara penyerahan kapal ikan kepada nelayan disaksikan sejumlah pejabat, di antaranya Sekda Ngada, Dandim 1625/Ngada, pimpinan OPD dan Direktur PDAM. (tom)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved