Berita Ngada
Jalan Rusak Picu Siswa di Ngada Jalan Kaki 4 Km ke Sekolah
Ruas jalan yang melintasi wilayah Desa Nginamanu Selatan, Kecamatan Wolomeze Kabupaten Ngada, rusak parah.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto
POS-KUPANG.COM, BAJAWA - Ruas jalan yang melintasi wilayah Desa Nginamanu Selatan, Kecamatan Wolomeze Kabupaten Ngada, rusak parah.
Jalan tersebut menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Wolomeze. Lantaran kondisinya rusak parah sehingga lalulintas kendaraan tersendat.
Mobilitas warga pun terkendala. Hal itu berdampak pada aktivitas perekonomian masyarakat. Siswa yang mau ke SDI Malafai terpaksa harus berjalan kaki sejauh 4 kilometer (Km).
Warga Desa Nginamanu Selatan Yonas Zomba mengatakan, jalan rusak tersebut menghubungkan antardesa dan kecamatan di Ngada.
"Banyak warga yang mengakses jalan tersebut. Baik untuk sekolah maupun mengantar hasil bumi," ungkap Yonas Zomba, Sening 19 Desember 2022.
Ia menjelaskan, sebagai upaya perbaikan warga sudah melakukan gotong royong. Namun kontur jalan yang menanjak, turunan hingga terdapat jembatan sepanjang 12 meter membuat masyarakat kesulitan karena menggunakan peralatan seadanya.
Baca juga: Anggota DPRD Ngada Yohanes Donbosko Ponong Serap Aspirasi Warga Rawangkalo dan Ngara
Baca juga: Wabup Siprianus Habur Pimpin Rakor Sinkronisasi Rencana Tata Ruang Wilayah Manggarai Timur dan Ngada
"Kita sudah melakukan gotong royong, bahkan sudah kita usulkan ke pemerintah kabupaten tapi belum ada realisasi perbaikannya," ujarnya
Yonas Zomba berharap kepada Pemerintah Kabupaten Ngada bisa melakukan perbaikan jalan tersebut. "Harapan kami tentu segera diperbaiki, supaya transportasi lancar," ucapnya.
Warga Desa Nginamanu Selatan lainnya, Urbanus Razo menambahkan, kondisi jalan berlumpur apabila hujan turun seperti saat sekarang.
Rusaknya jalan tidak saja berimbas pada dunia pendidikan, sektor ekonomi juga terdampak. Akibat jalan rusak, hasil pisang tidak dapat dikirim ke pelabuhan.
"Pisang tidak dapat dikirim ke luar karena jalan rusak menuju dermaga. Akibatnya perekonomian memburuk. pisang banyak tapi tak bisa dijual," kata Urbanus Razo.
Ia berharap kepada pemerintah Kabupaten Ngada untuk segera mengeksekusi perbaikan jalan di Desa Desa Nginamanu Selatan Kecamatan Wolomeze. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
POS-KUPANG.COM/HO-YONAS ZOMBA
caption: Siswa SD di Desa Nginamanu Selatan, Kecamatan Wolomeze Kabupaten Ngada harus berjalan kaki sejauh 4 kilometer menuju sekolah, melintasi jalan rusak parah, Senin 19 Desember 2022.