Polisi Tangkap Imigran
BREAKING NEWS : 13 Imigran Asal Irak Ditangkap Polisi Rote Ndao
Ke-13 imigran ini mencoba menyusup lewat jalur tikus, naasnya mereka kurang beruntung dan diamankan di Mapolres Rote Ndao.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - Polisi di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur menangkap dan menahan 13 imigran gelap di titik nol Pulau Rote, Desa Dodaek, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, Rabu 14 Desember 2022.
Ke-13 imigran ini mencoba menyusup lewat jalur tikus, naasnya mereka kurang beruntung dan diamankan di Mapolres Rote Ndao.
Hal ini disampaikan oleh Wakapolres Rote Ndao, Kompol I Nyoman Surya Wiryawan di Mapolres Rote Ndao.
Dalam keterangannya Wakapolres Surya menyebutkan bahwa 13 orang imigiran yang terdampar dan ditangkap tersebut berkewarganegaraan Irak.
"Ada dugaan imigran gelap terdampar di wilayah kita. Informasi awal itu imigran berada di perairan Rote Barat Daya. Setelah kita cek, ternyata mereka bergeser ke Rote Selatan tepatnya di titik nol Pulau Rote," kata Wakapolres Surya.
Baca juga: Buntut Hak Tak Terpenuhi, Imigran di Kota Kupang Depresi
Merespon informasi tersebut, dikatakannya, anggota KBO Reskrim Polres Rote Ndao beserta anggota Polsek Rote Selatan langsung turun mengecek ke TKP.
"Sampai di TKP kami temukan sebanyak 13 orang yang diduga berasal dari negara Irak," kata Wakapolres Surya.
Kemudian, dijelaskannya, anggota Polisi Resor Rote Ndao yang turun ke TKP langsung membawa ke-13 imigran gelap beserta 3 ABK yang berasal dari Papela, Rote Timur ke Mapolres Rote Ndao.
"Kami juga sudah mengkoordinasikan hal ini dengan Pemerintah Daerah dan instansi terkait berkaitan dengan SOP penanganan imigran sesuai aturan yang ada," ujar Wakapolres Surya.
"Hari ini, malam ini, kami menampung imigran sebanyak 13 orang dengan rincian pria 6 orang, anak-anak 4 orang terdiri dari 2 laki-laki dan 2 perempuan, wanita 3 orang dan ABK 3 orang," sambungnya.
Baca juga: Wagub NTT Minta IOM Selesiakan Persoalan Imigran di Kupang
Ia juga menambahkan, ketiga ABK tersebut berinisial AD, IP dan RHG. Saat ini mereka masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik.
"Ini yang masih kita dalami Informasi terkait dengan apa, bagaimana jalan ceritanya atau kronologisnya, nanti kami dalami dulu, kami lakukan pemeriksaan, kemudian akan kami sampaikan ke media," terang Wakapolres Surya.
"Mungkin sementara ini yang bisa kami sampaikan untuk informasi awal berkaitan dengan imigran gelap," lanjutnya.
Sebagai informasi, ke-13 imigran gelap ini diamankan di Aula Polres Rote Ndao. (rio)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS