Berita Kota Kupang
Buntut Hak Tak Terpenuhi, Imigran di Kota Kupang Depresi
Buntut dari hak hidup yang tak terpenuhi, sebagian Imigran asal Afganistan depresi dan sempat berpikir
Laporan Kontributor POS-KUPANG.COM, Berto Kalu
POS-KUPANG.COM,KUPANG - Buntut dari hak hidup yang tak terpenuhi, sebagian Imigran asal Afganistan depresi dan sempat berpikir untuk mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.
"Banyak imigran sudah sakit secara mental dan memilih mengkonsumsi obat syaraf agar setiap hari tidur" Ucap Falzanah Huzein salah satu Imigran ketika ditemui POS-KUPANG.COM pada saat ikut berorasi di depan Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Kamis, 13 Januari 2022.
Tak sampai disitu Falzanah lanjut menjelaskan bahwa di tempat penampunganya sejauh ini total sudah ada 6 orang imigran yang depresi dan hampir bunuh diri, mereka mengkonsumsi obat-obatan saking depresinya agar setiap hari tidur dan tidak tau mana siang mana malam.
"Lebih parahnya lagi ada yang sempat mau gantung diri namun hal tersebut berhasil kami gagalkan dan segera membawanya ke rumah sakit", kata Fauziah
Baca juga: HUT ke-62 Jefri Riwu Kore Dibanjiri Ucapan dari Pejabat dan ASN
Ia menambahkan bahwa Percobaan bunuh diri tersebut dilihat langsung oleh anak-anak para imigran, sehingga secara tidak langsung memberikan efek trauma pada psikologi anak-anak mereka kedepan.
"Kami berharap penderitaan kami bisa segera berakhir, permintaan kami didengar dan kami dapat dipindahkan ke negara ke-3", jelas Fauziah diakhir wawancara (*) cr13