Berita Sikka
Dinas Pertanian Sikka Tanam Ratusan Pohon di Pesisir Pantai Magepanda Sikka
Pihak Dinas Pertanian Kabupaten Sikka dan warga setempat menanam ratusan pohon di sepanjang pesisir pantai wilayah utara di Desa Magepanda
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto
POS-KUPANG.COM,MAUMERE- Memperingati 30 tahun Gempa Flores dan Tsunami Flores pada tanggal 12 Desember 1992, sekaligus wujud sebagai komitmen peran serta dalam penyelesaian alam dan Lingkungan Hidup.
Pihak Dinas Pertanian Kabupaten Sikka dan warga setempat menanam ratusan pohon di sepanjang pesisir pantai wilayah utara tepatnya di Desa Magepanda Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka, Senin 12 Desember 2022
Penanaman ratusan pohon tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Bupati Sikka Nomor : DLH.660.4/464/XII/2022 tanggal 5 Desember 2022 tentang penanaman pohon dalam rangka memperingati 30 tahun bencana gempa bumi dan Tsunami Flores 1992
Demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, Jemi Sadipun kepada Pos Kupang, Selasa 13 Desember 2022 pagi
Ia menyebutkan jenis pohon yang ditanam pada kegiatan tersebut antara lain 435 stek pohon Waru, 79 anakan Mangrove dan 10 anakan Nyamplung.
Baca juga: BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami Pasca Gempa Flores
"Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam menjaga ekosistem mangrove sebagai ekosistem lingkungan dan untuk merehabilitasi kembali lahan pesisir," katanya
Untuk diketahui Kabupaten Sikka merupakan daerah rawan gempa dan tsunami sehingga pesisir pantai harus dijaga dengan kegiatan menanam pohon.
Pemerintah akan terus berinovasi dalam melahirkan program pembangunan yang minim biaya, namun hasilnya dapat berdampak pada pembangunan dan kebutuhan masyarakat
Instansi yang terlibat pada kegiatan penanaman Waru di pesisir pantai wilayah desa Magepanda adalah Dinas Pertanian Kabupaten Sikka dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Sikka.
Jumlah personil yang terlibat dalam kegiatan ini dari Dinas Pertanian Kabupaten Sikka adalah sebanyak 62 orang yang terdiri dari ASN pada Dinas Pertanian sebanyak 31 orang, Pengamat Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) sebanyak 6 orang dan Penyuluh Pertanian sebanyak 25 orang.(*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS