Berita NTT

Serahkan DIPA ke NTT, Kemenkeu Minta Kegiatan di Awal Tahun Segera Dilaksanakan

Penyerahan secara simbolis juga diterima oleh Kejaksaan Tinggi NTT, Pemerintah Kota Kupang dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
PENYERAHAN - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat menyerahkan Dokumen DIPA secara simbolis ke lembaga dan instansi di NTT. Jumat 9 Desember 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG -Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran ( DIPA ) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran (TA) 2023 untuk Pemprov NTT dan kabupaten maupun kota di NTT telah dilakukan.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan / DJPb NTT menyerahkannya kepada Pemprov NTT.

Penyerahan secara simbolis juga diterima oleh Kejaksaan Tinggi NTT, Pemerintah Kota Kupang dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao yang berlangsung di Aula Fernandez Kantor Gubernur NTT, Jumat (9/12/2022).

Baca juga: Gubernur NTT Viktor Laiskodat Tak Mau Jadi Cagub NTT di Pilkada 2024

Gubernur NTT didampingi Wakil Gubernur, Josef Nae Soi, perwakilan DPRD NTT, Forkompinda NTT dan pemerintah dari kabupaten dan kota di NTT. 

Kepala DJPb NTT, Catur Arianto Widodo, pada kesempatan itu menyebut Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berharap setelah penyerahan DIPA dan Buku Alokasi TKD ini, Pemerintah Provinsi NTT maupun pemerintah kabupaten dan daerah dapat segera melaksanakan program dan kegiatan di awal tahun.

"Dapat segera ditindaklanjuti untuk segera melaksanakan kegiatan di awal tahun 2023 untuk pelaksanaannya secara optimal," sebut Catur. 

Baca juga: Tunggu Kebijakan Status Tanah Pubabu, Warga Besipae Masak di Depan Kantor Gubernur NTT

Sebelumnya, Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani, pada 1 Desember lalu di Istana Negara menyebut kementerian, lembaga, juga pemerintah daerah harus sudah mulai bisa menyiapkan pelaksanaan secara dini sehingga APBN pada awal tahun juga bisa langsung dilaksanakan.

“Dan memberikan manfaat pada masyarakat dan mengurangi risiko global yang cenderung melemahkan perekonomian secara keseluruhan,” sebut Sri dalam keterangan persnya beberapa waktu lalu. (Fan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved