Berita Timor Tengah Selatan
Jaring Bibit Pelari, Pemkab TTS Gelar Lomba Lari 5.000 Meter
Lomba lari ini dilakukan dalam rangka mencari bibit pelari pada cabang atletik nomor lari yang merupakan salah satu cabang olahraga prioritas di TTS
"Kegiatan ini diselenggarakan berkat kerja sama Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga dengan Pengkab PASI TTS, Stakeholder Cabang Olahraga Atletik, Masyarakat Pencinta Atletik khusus nomor lari dan Club-club di bawah binaan Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan," ungkapnya.
Total hadiah atau uang pembinaan Sebesar Rp.34.500.000,- (Tiga Puluh Empat Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) diberikan kepada juara 1 sampai dengan Juara 6 Putra dan putri masing- masing dengan Besaran sebagai berikut :
Juara 1 sebesar Rp.3.500.000,-
Juara 2 sebesar Rp.3.250.000,-
Juara 3 sebesar Rp.3.000.000,-
Juara 4 sebesar Rp.2.750.000,-
Juara 5 sebesar Rp.2.500.000,-
Juara 6 sebesar Rp.2.250.000,-
Hadir pada kesempatan tersebut Asisten 1, Deni Nubatonis, Asisten 2 Semly Fallo, Dandim 1621/TTS Letkol Arm Roni Hermawan, Kepala BKPSDM Musa Benu, Kadis Pariwisata, Robi Selan dan Kadispora, Wilgo Nenometa.
Berikut rekapitulasi perlombaan kategori putra dan putri yang berhasil menjadi pemenang.
Kategori Putra :
Juara Pertama : Dio Koebanu
Juara Dua :Jeremi Adolpaly
Juara Tiga : Yeasmi Lada
Juara Empat : Isak Bay
Juara Lima : Ari Maru
Juara Enam Irson Una
Kategori Putri :
Juara Pertama : Marce Pay
Juara Dua : Putri Ratu Ludji
Juara Tiga : Osni Tefnai
Juara Empat : Orlinda banoet
Juara Lima : Rani Neonane
Juara Enam : Marni Nakamnanu
Dio Koebanu (18) berhasil keluar sebagai juara pertama lomba lari 5.000 meter kategori putra yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dengan mencatatkan waktu 17 menit, 7 detik.
Dio mengaku bangga dan senang bisa menorehkan waktu tercepat dalam perlombaan tersebut.
Dirinya mengakui sebenarnya dia tidak memiliki persiapan khusus untuk mengikuti perlombaan itu. Namun karena latar belakangnya sebagai atlet petinju yang tergabung dalam pelatnas, Ia memiliki stamina dan fisik yang kuat.
"Saya senang dan bangga bisa menorehkan prestasi di akhir tahun Ini. Raihan ini menjadi penyemangat untuk saya agar terus berprestasi,” katanya.
Uang hasil juara lanjut Dio akan diserahkan kepada kedua orang tua untuk membiayai kebutuhan di rumah.
“Nanti uang juara semua kasih ke orang tua,” ujarnya.
Sementara itu, di kategori putri, Marce Pay berhasil menyabet raihan waktu terbaik 23 menit 18 detik.
Siswi kelas XII SMA PGRI Mnelalete tersebut mengaku senang dan bangga bisa meraih juara pertama kategori putri.
Dia mengatakan uang hasil juara akan diserahkan kepada orangtuanya untuk persiapan Natal di rumah.
“Uang hadiah nanti saya kasih bapa dan mama untuk persiapan Natal di rumah. Kalau ada lebih baru untuk saya,” imbuhnya. (Din)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS