Breaking News:

Berita Kabupaten Kupang

16 Hari Kampanye HAKTP UDN dan Mitra Kerja Ngobrol Bareng Forum Media

dalam rangka memperingati hari anti kekerasan terhadap perempuan dan memperingati hari disabilitas sedunia

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN TAPEHEN
DISKUSI - Diskusi bareng mitra inklusi dan forum media dalam perjalanan 16 hari kampanye HAKTP di yayasan UDN Kupang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen

POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Yayasan Ume Daya Nusantara atau Yayasan UDN bersama mitra media dan mintra kerja dalam kerja penthaelix mengelar ngobrol bareng tentang inklusi.

Kegiatan Kampanye Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan atau HAKTP  tersebut berlangsung di Kantor UDN Kelurahan Oesapa Selatan, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Senin 5 Desember 2022.

Pertemuan tersebut berlangsung secara offline dan online yang diikuti oleh mitra kerja antara lain PKBI, UDN, Garamin, YKS – Lembata Dan Bumi Lestari – Sumba Timur.

Baca juga: Komentar Pengamat Kebijakan Publik, Laurensius Sayrani Terkait Gempa di Kabupaten Kupang

“Tujuan dari rangkain kegiatan tersebut dalam rangka memperingati hari anti kekerasan terhadap perempuan dan memperingati hari disabilitas sedunia yang jatuh pada tanggal 3 desember," terang Koordinator Program Yayasan Ume Daya Nusantara, Ristha Tnunay. 

Didalam sesi kegiatan tersebut masing-masing pimpinan mitra kerja juga memaparkan capaian-capaian hasil kerja serta permasalahan dan tantangan yang dihadapi di lapangan.

Tentu dalam penanganan inklusi ini mereka punya target yang bebeda-beda, seperti UDN lebih pada perempuan korban kekerasan.

Geramin fokusnya ke kelompok disabilitas, YKS Lembata lebih menyentuh pada perempuan pekerja migran, yayasan Bumi Lestari Sumba Timur lebih fokus kepada hak – hak adat dan PKBI fokus pada korban kekerasan anak di bawah umur yang berhadapan dengan hukum.

Baca juga: Soroti Bencana di Kabupaten Kupang, DPRD Minta BPBD Bertindak Cepat

Menariknya dalam diskusi tersebut yang di jelaskan oleh Wakil Direktur Geramin Berti Malingara program Inklusi ini merupakan kerja sama SIGAB Indonesia (Sasana Inklusi & Gerakan Advokasi Difabel) salah satu organisasi difabel Jakarta yang juga merupakan salah satu mitra program Inklusi.

"Sementara ini di NTT, kami lakukan pendampingan di Kabupaten Kupang dan Kabupaten Rote Ndao," ungkapnya.

Wujud kongkritnya dalam tahapan fasilitasi kami dilapangan kaum disabiltas sudah dilibatkan dalam setiap forum pengambilan keputusan baik di tingkat dusun dan desa. Kendati demikian masih ditemukan kasus kekerasan dan pembukaman hak-hak disabilitas.

“Faktanya ada disabiltas yang mengalami kekerasan fisik maupun mental tetapi engang melapor. Kerena tidak tahu tempat dan ruang bagi mereka. Untuk itu baru-baru ini Kami telah berkoodinasi dengan Kapolres Kupang AKBP. FX Irwan Arianto, untuk mendukung kami, terkhusus dalam penganagan kasus kekersan terhadap kaum disabilitas," jelas Rista.

Dari hasil diskusi tersebut Kapolres merekomendasikan untuk selalu berkordinasi dengan unit PPA dan membentuk Grup WhatsApp bagi para legal.

Baca juga: Diguncang Gempa, Rumah  Warga Desa Retraen Kabupaten Kupang Rata Tanah

Selain itu mereka juga berkordinasi dengan Dukcapil untuk melakukan perekaman administrasi kependudukan bagi kaum disabilitas.

Harapannya teman-teman disabiltas memiliki adminduk maka mudah untuk mengakses layanan bantuan dari pemerintah maupun NGO.

Sementara ketua forum media Kabupaten Kupang Makson Saubaki memunta agar kerja penthaelix ini terus digalaaa sehingga bisa mendapatkan hasil yag maksimal dengan bantua publikasi serta pemberi unfirmasi dari media massa.

Kedepan kata dia perly adapertemyan rutin seperti inu sehingga sharing informasi bisa berjalan lqncar selaun melalui aplikasi Whatsapp.

"Kita jadwalkan kau bisa sebulan sekalinkita ketemu mungkin ada hal-hal baru yang bisa kita sharing sebagai tambahan pengetahuan dan informasi bagi kita semua," tutup Makson.(ary)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved