KKB Papua

KKB Papua - Negara Tak Boleh Kalah Hadapi KKB Papua: Jalan Teluk Bintuni-Maybrat Pasti Dilanjutkan

Yohanis Momot, Plt Kepala Dinas PUPR Papua Barat mengatakan negara tak boleh kalah hadapi KKB Papua. Jadi proyek jalan itu akan dilanjutkan tahun 2023

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
TAK BOLEH KALAH - Negara tak boleh kalah hadapi KKB Papua. Atas spirit itulah pemerintah akan segera melanjutkan pembangunan ruas jalan Teluk Bintuni-Maybrat dengan alokasi anggaran yang akan digelontorkan tahun 2023 nanti. Proyek jalan itu terhenti karena serangan KKB Papua yang menewaskan 14 pekerja pada Kamis 29 September 2022 lalu. 

POS-KUPANG.COM - Yohanis MomotPlt Kadis PUPR Papua Barat, melontarkan pernyataan yang mengejutkan publik. Ia menyebutkan negara tak boleh kalah hadapi Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua atau biasa disebut KKB Papua.

Yohanis Momot mengemukan hal tersebut ketika ditemui awak media seusai upacara Hari Bakti ke-77 PU (Pekerjaan Umum) di Manokwari, Senin 5 Desember 2022.

Ia melontarkan pernyataan tersebut merespon pertanyaan awak media tentang nasib ruas jalan Trans Papua, khususnya yang menghubungkan Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Maybrat yang terhenti karena serangan KKB Papua baru-baru ini.

Untuk diketahui, saat itu KKB Papua menyerang para pekerja yang sedang mengerjakan proyek jalan di Distrik Moskona Utara, Kabupaten Teluk Bintuni pada Kamis 29 September 2022.

Baca juga: KKB Papua - Anggota Brimob Tewas Ditembak, Dihajar KKB Papua dari Kolong Jembatan

Ruas jalan yang dikerjakan tersebut, menghubungkan Kabupaten Teluk Bintuni dengan Kabupaten Maybrat.

Akibat serangan tersebut, sebanyak 14 orang meninggal dunia dan yang lainnya menderita luka-luka.

TEWAS DITEMBAK - Bripda Gilang Aji Prasetyo anggota Brimob yang tergabung dalam Satgas Ops Damai Cartenz, tewas ditangan KKB Papua. Korban gugur dalam insiden baku tembak di Yahukimo pada 30 November 2022. Kini korban sudah dimakamkan di kampung halamannya di Lampung.
TEWAS DITEMBAK - Bripda Gilang Aji Prasetyo anggota Brimob yang tergabung dalam Satgas Ops Damai Cartenz, tewas ditangan KKB Papua. Korban gugur dalam insiden baku tembak di Yahukimo pada 30 November 2022. Kini korban sudah dimakamkan di kampung halamannya di Lampung. (POS-KUPANG.COM)

Sejak insiden penyerangan tersebut, pengerjaan ruas jalan tersebut praktis terhenti dam sampai saat ini belum dilanjutkan.

Terhadap fakta tersebut, Yohanis Momot mengatakan, proyek pembangunan jalan itu akan tetap dilanjutkan pada tahun anggaran 2023 mendatang.

Saat ini, lanjut dia, pemerintah daerah setempat telah berkoordinasi dengan aparat keamanan agar mengawal pengerjaan jalan tersebut.

"Pengerjaan ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Teluk Bintuni dan Maybrat itu akan dilanjutkan tahun 2023 nanti," ujarnya.

"Pengerjaan ruas jalan Trans Papua Barat itu akan dilanjutkan dengan pengawalan aparat keamanan baik TNI maupun Polri," tandasnya.

Baca juga: KKB PAPUA - Ayah Gilang Beberkan Firasat Buruk, Putranya Dihubungi Berkali-kali Tapi Tak Ada Respon

Dikatakannya, pada tahun 2023 mendatang, pemerintah akan menganggarkan lagi dana untuk kelanjutkan pengerjaan jalan itu. Hanya saja ia tidak mengungkapkan berapa besar anggaran yang bakal digelontorkan untuk pekerjaan tersebut.

Menurutnya, Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayjen TNI, Gabriel Lema, telah menyatakan akan memberikan dukungan yang total kepada PUPR Papua Barat guna melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

Maksudnya, lanjut Yohanis Momot, adalah seluruh wilayah Papua Barat terkoneksi dengan infrastruktur jalan yang memadai. Jika semua wilayah sudah terkoneksi, maka akan mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Pak Pangdam sudah memberikan dukungan. Bahwa negara tak boleh kalah, jadi kami maju terus," tandas Yohanis Momot.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved