KKB Papua
KKB PAPUA - Ayah Gilang Beberkan Firasat Buruk, Putranya Dihubungi Berkali-kali Tapi Tak Ada Respon
Santoso, Ayahanda Briptu Gilang AJi Prasetyo mengungkap kisah sedih tentang puteranya yang ditembak mati oleh KKB Papua, kelompok separatis di Papua.
POS-KUPANG.COM - Santoso, Ayah Briptu Gilang AJi Prasetyo mengungkap kisah sedih tentang puteranya yang ditembak mati oleh KKB Papua, Kelompok Kriminal Bersenjata yang ada di Papua.
Santoso mengisahkan itu disela-sela suasana duka saat ia menerima jasad puteranya yang gugur dalam kontak senjata di Yahukimo, Pegunungan Papua, Rabu 30 November 2022.
Dia menuturkan, sebelum maut menjemput anaknya di medan perang ketika kontak senjata dengan KKB Papua pada hari naas itu, Rabu 30 November 2022, dirinya merasakan sesuatu yang lain dari biasanya.
Ia ingin sekali berbicara dengan puteranya itu, entah karena apa. Untuk itu ia pun berusaha menghubungi Gilang Aji Prasetyo anaknya, melalui sambungan telepon seluluer.
Baca juga: KKB Papua - Insiden Penembakan di Yahukimo, Dari Kegelapan Malam, Korban Tak Mampu Lihat KKB Papua
Akan tetapi saat ia menelepon Gilang, tak ada respon sama sekali dari sang anak. Bahkan beberapa kali telepon, tak ada jawaban sama sekali dari balik telepon.
Makanya, ketika mendengar kabar bahwa puteranya itu tewas ditembak KKB Papua, sang ayah mengaku sangat bersedih.

Ia pun baru mengerti bahwa ketika dirinya ingin mendengar suara anaknya, pada saat itulah sang anak Gilang Aji Prasetyo ternyata sedang dalam kondisi kritis pasca dihajar kelompok separatis.
Santoso pun sangat sedih lantaran nyawa anaknya tak dapat diselamatkan. Dan yang memiriskan hati, adalah tak ada sepatah kata pun yang ia dengar langsung dari bibir buah hatinya itu.
Untuk diketahui, Bripda Gilang gugur dalam kontak tembak dengan KKB di di Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, pada Rabu 30 November 2022 sore menjelang malam.
Saat itu, Bripda Gilang Aji Prasetyo bersama teman-temanya yang tergabung dalam Satgas Ops Damai Cartenz, melakukan patroli untuk cipta kondisi bagi warga Yahukimo, Pegunungan Papua.
Ketika kendaraan yang ditumpangi hendak memasuki sebuah jembatan, pada saat itulah mereka diadang oleh KKB Papua dengan melontarkan tembakan secara membabibuta dari sisi kiri kolong jembatan.
Dalam insiden tersebut, Bripda Gilang dan teman-temannya terkena peluru KKB. Dalam pengadangan tersebut, tiga anggota Brimob termasuk Bripda Gilang Aji Prasetyo terkena tembakan.
Namun dibanding dua korban tembakan lainnya, Gilang menderita paling parah. Pasalnya beberapa peluru bersarang di tubuh korban.
Baca juga: KKB Papua - Anggota Brimob Tewas Ditembak, Dihajar KKB Papua dari Kolong Jembatan
Mungkin karena faktor itulah, sehingga nyawa korban pun tak bisa diselamatkan saat diberikan perawatan intensif pada rumah sakit di Yahukimo.
Anggota Brimob Polda Lampung yang tergabung dalam Satgas Ops Damai Cartenz tersebut diadang dan ditembaki KKB.