Breaking News:

Berita NTT

Hari Bakti ke-77 PU, Pemerintah Tata Kawasan Labuan Bajo dan Pulau Rinca

Upacara Hari Bakti PU tingkat Provinsi NTT digelar di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT Desa Tanah Merah Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO
WAGUB NTT - Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef A. Nae Soi bertindak sebagai inspektur upacara pada Hari Bakti ke - 77 PU yang berlangsung di BPJN NTT, Desa Tanah Merah, Kabupaten Kupang, Sabtu 3 Desember 2202 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM ,Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR RI segera menata kawasan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT dalam rangka menyambut ASEAN Summit 2023 mendatang. Penataan juga termasuk di kawasan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo (TNK).

Hal ini disampaikan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Gubernur NTT, Josef A Nae Soi pada upacara Hari  Bakti ke- 77 PU tahun 2022.

Upacara Hari Bakti PU tingkat Provinsi NTT digelar di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT, Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Sabtu 3 Desember 2022.

Turut hadir pada upacara ini unsur Forkopimda NTT dan juga jajaran PUPR di NTT. Upacara Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-77 ini mengambil tema, “77 Tahun Bakti PUPR Sigap Membangun Negeri”.

Menurut Basuki, di tahun 2022, Kementerian PUPR mendapat penugasan khusus dari Presiden RI dan salah satunya adalah penataan Kawasan Labuan Bajo, termasuk Pulau Rinca, yang dilengkapi dengan berbagai kelengkapan infrastrukturnya untuk menyambut ASEAN Summit 2023. 

Labuan Bajo lanjut Basuki telah berubah wajahnya dan menjelma menjadi destinasi wisata premium dan magnet baru wisatawan dalam dan luar negeri.

Baca juga: Hari Bakti ke -77 PU, DPRD NTT Minta Dinas PUPR Bisa Fokus pada Pengawasan

Dijelaskan, sepanjang tahun 2022 ini, Kementerian PUPR mendapatkan penugasan khusus dari Presiden Joko Widodo untuk mendukung beberapa agenda internasional di tanah air dan dalam penugasan itu, salah satunya adalah penataan Labuan Bajo dan juga penataan kawasan Pulau Rinca.

Pembenahan dilakukan dengan berbagai kelengkapan infrastrukturnya untuk menyambut ASEAN Summit 2023.

Pada kesempatan itu, Basuki juga mengatakan,  dalam rangka mendukung Presidensi Indonesia dalam KTT G20 di Bali, Kementerian PUPR telah berhasil menyelesaikan Penataan Kawasan Mangrove Tahura Mangrove sebagai showcase respon Indonesia menghadapi perubahan iklim.

" Penataan jalan akses menuju Apurva, penataan Lansekap Bundaran Ngurah Rai, penataan Kawasan GWK, rehabilitasi 4 eaduk muara dan pembangunan Embung Sanur. Hasilnya banyak mendapat apresiasi dan menjadi faktor penentu keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah KTT G20 tersebut," kata Basuki.

Selain itu, juga PUPR merenovasi  Taman Mini Indonesia Indah (TMII) setelah dibangun dan dibuka pertamakalinya tahun 1975 silam. Wajah TMII kini telah berubah total, lebih segar, lebih hijau dan terkesan lebih luas.

Marwah TMII sebagai icon dan destinasi wisata kerakyatan Kota Jakarta, seperti Kawasan GBK dan Kebun Binatang Ragunan, telah kita pulihkan kembali.

Baca juga: Jalan Sehat dan Perlombaan Antar Bidang Hari Bakti PUPR-77 di Sumba Timur Meriah

Basuki mengatakan, PUPR juga menata kawasan Mandalika sebagai faktor kunci kesuksesan penyelenggaraan Event MotoGP 2022. Mandalika kini telah sangat siap untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan event-event internasional lainnya. 

Dikatakan, Kementerian PUPR juga terus melanjutkan pembangunan infrastruktur yang menjadi program strategis dan prioritas nasional, seperti Bendungan, Jalan Tol, Irigasi, Sistem Penyediaan Air Minum dan Program Satu Juta Rumah pada tahun 2022 ini.

"Seluruh capaian pembangunan infrastruktur PUPR di atas telah turut serta secara nyata dalam upaya memelihara optimisme pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid - 19, serta menjaga kepercayaan publik kepada pemerintah," ujarnya.

Wagub NTT, Josef A. Nae.Soi yang dikonfirmasi usai upacara  menyampaikan selamat Hari Bakti PU yang ke -77. Josef mengatakan, Kementerian PUPR  di tahun 1945, itu namanya Kementerian Pekerjaan dan Tenaga.

"Saya kira mengapa the founding fathers menamakan itu maksudnya kerja menggunakan tenaga dan otak. Kami berterima kasih kepada Kementerian PUPR yang sudah banyak membantu pembangunan infrastruktur di NTT," kata Josef.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved