Berita Kota Kupang

Jemaat GMIT Pohonitas Manulai II Rayakan Ulang Tahun ke 34 Secara Sederhana

Pelaksanaan perayaan sangat sederhana dimana sebagai ucapan syukur jemaat GMIT Pohonitas memotong nasi tumpeng.

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/ JEVON AGRIPA DUPE
TUMPENG – Suasana pemotongan tumpeng pada hari raya Gerejawi GMIT Pohonitas Manulai II, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Rabu 30 November 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Jevon Agripa Dupe

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Jemaat GMIT Pohonitas Manulai II menggelar Kebaktian Syukur Ulang Tahun ke 34 tahun dan 17 tahun kemandirian pada Rabu 30 November 2022.

Pelaksanaan perayaan sangat sederhana dimana sebagai ucapan syukur jemaat GMIT Pohonitas memotong nasi tumpeng.

Seperti disaksikan Pos Kupang, kebaktian syukur tersebut dipimpin oleh Pendeta Markus Y.Leunupun M.Th.

Dalam pesannya Pendeta Markus menyampaikan agar segenap jemaat dapat saling memperhatikan agar dapat bertumbuh bersama.

”Orang Kupang bilang melihat itu Baloti, karena itu memperingati ulang tahun Pohonitas ke 34, hendaklah segenap jemaat Baloti, saling menopang agar dapat bertumbuh bersama”, ucap Markus.

Pada kesempatan ini Lurah Manulai II Meksain Mauk yang turut hadir dalam kebaktian syukur tersebut berharap lewat ulang Tahun Jemaat GMIT Pohonitas Manulai II dapat meningkatkan kemitraan yang baik antara pemerintah dan Gereja.

Baca juga: Kenakan Motif Tenun Ikat NTT, PPA IO 0460 GMIT Pohonitas Gelar Pentas Seni 

”Harapan saya lewat ulang tahun Pohonitas ke 34 dan kemandirian Gereja Pohonitas ke 17 tahun ini kemitraan Gereja dan Pemerintah dapat terjalin semakin baik lagi”,harap Meksain.

Henny Radja, ketua panitia perayaan Hari raya Gerejawi GMIT Pohonitas menyampaikan tujuan perayaan ulang tahun Pohonitas, agar jemaat dapat merefleksi diri tentang apa yang dilewati dan apa yang akan dilakukan kedepan.

Henny Berharap melalui HUT ke 34 Gmit Pohonitas, pelayanan gereja dapat menyentuh pelayanan yang belum tersentuh.

”Harapan kita pekerjaan melayani Tuhan adalah kesempatan agar kita dapat menjawab harapan, agar dapat menyentuh orang-orang yang tidak tersentuh”,harap Henny.

Sementara Pdt. Thomas Hayr, Ketua Majelis Jemaat Pohonitas Manulai II, menyampaikan bahwa lewat HUT yang diadakan GMIT Pohonitas dapat menghadapi tantangan terhadap persoalan dalam jemaat dan generasi-generasi Jemaat.

“Melalui HUT ini Gereja dipanggil menjadi terang ditengah dunia untuk dapat menjawab kesejahteraan masyarakat, dan tantangan lapangan pekerjaan bagi generasi muda, karena itu gereja juga terpanggil untuk berdoa dan bergerak agar membuka ruang kemudahan bagi jemaat”, ucap Thomas.

Baca juga: Jumat Agung dan Paskah, GMIT Pohonitas Gelar Lomba Salib 

Thomas berharap lewat perayaan tersebut gereja dapat juga berperan dalam kehidupan masyarakat.

Karena kehendak Tuhan bukan hanya ada didalam Gereja tetapi kehendak Tuhan ada ditengah-tengah kehidupan jemaat karena itu firman Tuhan menyampaikan bertolong-tolonglah, karena itu yang diharapkan.(cr22).

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved