Berita Belu

Imigrasi Atambua Amankan 7 WNA Timor Leste, Masuk Indonesia Secara Ilegal 

Dalam operasi tersebut, tim Inteldakim berhasil mengamankan tujuh warga negara asing (WNA) asal Timor Leste. Mereka diamankan di tempat berbeda

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Edi Hayong
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
AMANKAN--Tim Inteldakim Imigrasi Atambua mengamankan tujuh warga negara asing (WNA) asal Timor Leste, Rabu 23 November 2022. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA- Jajaran Imigrasi Atambua melakukan operasi intelijen keimigrasian di pasar tradisional Haekesak, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Rabu 23 November 2022.

Dalam operasi tersebut, tim Inteldakim berhasil mengamankan tujuh warga negara asing (WNA) asal Timor Leste. Mereka diamankan di tempat berbeda yakni di pasar Haekesak empat orang dan di pasar baru Atambua tiga orang. 

Demikian disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, K.A. Halim hal itu kepada wartawan, Kamis 24 2022.

Menurut Halim, jajaran imigrasi melakukan operasi intelijen untuk menindaklanjuti laporan masyarakat. 

Operasi ini dilakukan demi stabilitas nasional dan meminimalisir terjadinya pelanggaran keimigrasian di wilayah perbatasan.

Pasalnya, Tim Inteldakim mendapat informasi dari informan bahwa sering terjadi perlintasan ilegal di area sekitaran Haekesak. Perlintasan ilegal ini biasanya bertepatan dengan hari pasar Haekesak. 

Baca juga: Masuk Secara Ilegal ke Indonesia, Imigrasi Atambua Deportasi Satu Warga Timor Leste

Diinformasikan bahwa ada WNA Timor Leste datang belanja di pasar tradisional Haekesak.

Dari informasi tersebut, Kepala Seksi Inteldakim Kanim Atambua, Yehezkiel Djami, A.Md, Im. S.H didampingi Kepala Sub Seksi Intelijen Keimigrasian Silvester Donna Making, S.H dan empat orang staf berangkat ke lokasi. 

Berselang beberapa jam, tim melihat ada empat orang yang hendak berangkat pulang dari Pasar. Dari hasil pengamatan, empat orang tersebut dicurigai WNA. 

Tim melakukan interogasi dan memeriksa identitas dari keempat orang tersebut, namun YBS tidak dapat menunjukan identitasnya. 

Setelah diintrogasi ternyata keempat orang tersebut merupakan WNA asal Timor Leste yang masuk melalui Dilumil dan tidak melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi. 

Kata Halim, keempat WNA tersebut masuk ke Indonesia untuk berbelanja kebutuhan pokok di Pasar Haekesak. 

Baca juga: Imigrasi Atambua Kembali Deportasi 76 WNA asal Timor Leste

Setelah dipastikan bahwa yang diinterogasi adalah WNA asal Timor Leste, Tim mengamankan dan dibawa ke Kantor Imigrasi Atambua untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved