Berita NTT

Bulog NTT Jamin Ketersediaan Beras Selama Nataru Aman

Ia menyebut Bulog juga masih memiliki ketersediaan stok, seperti gula pasir, minyak goreng, terigu dan komoditi komersil lainnya.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK.POS-KUPANG.COM
BULOG - Stok beras Bulog di gudang penyimpanan beras yang ada di kecamatan Alak Kota Kupang, 15 Januari 2020  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Perum Bulog Kanwil NTT, Mohamad Alexander mengaku ketersediaan beras di wilayah Kota Kupang dan NTT secara keseluruhan selama hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) dipastikan aman. 

Mohamad Alexander mengatakan, saat ini stok beras di gudang Bulog tepatnya di Kelurahan Alak, tersedia 6.000 ton beras. 

"Dari ketersediaan stok tersebut, dipastikan bisa untuk mencukupi kebutuhan lima sampai enam bulan ke depan. Bulog juga terus melakukan pengadaan beras baik dari petani lokal maupun dari luar NTT," kata Mohamad, Kamis 24 November 2022. 

Baca juga: Kuliner Khas NTT, Olahan Tahu Isi Daging Cincang, Wortel, Buncis dan Sayur Bunga Gala Gala Merah

Dia menjelaskan, secara keseluruhan stok beras di NTT masih tersedia 21.000 ton beras,  sehingga dipastikan untuk beberapa bulan ke depan bahkan untuk awal Tahun 2023, ketersediaan beras dipastikan aman. 

Mohamad menambahkan, untuk komiditi komersil yang lain.

Ia menyebut Bulog juga masih memiliki ketersediaan stok, seperti gula pasir, minyak goreng, terigu dan komoditi komersil lainnya.

"Jadi kami dari Perum Bulog NTT memastikan dan menjamin kepada masyarakat bahwa beras dan komiditi lainnya tetap tersedia, terutama selama masa menjelang maupun pasca hari raya Nataru," kata Mohamad. 

Dia berharap agar kondisi ini tetap stabil dan tidak terjadi lonjakan permintaan yang besar-besaran. Mohamad juga mengkhawatirkan stok secara nasional dengan berbagai isu krisis dan lainnya. 

"Tetapi khusus NTT kami pastikan aman dan cukup. Kalau untuk komoditi daging  memang belun disediakan, karena permintaan yang tidak begitu banyak, sehingga bisa dikatakan masih aman. Sementara untuk telur,  jika ada permintaan maka kami akan siapkan," terangnya. 

Baca juga: Anggota DPRD Lembata Minta Gubernur NTT Cabut Pergub Rumput Laut

Mohamad menambahkan, Perum Bulog NTT juga terus bekerja sama dengan pemerintah, Satgas Pangan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat terpenuhi. 

"Ketika ada permintaan untuk menggelar pasar murah Bulog siap untuk bekerja sama. Masyarakat tidak perlu pahami karena stok beras sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan sampai enam bulan ke depan," tandasnya. 

Bulog, kata Mohamad, juga bekerja sama dengan pihak swasta dan pelaku usaha lainnya untuk bisa meminjamkan produk di luar beras, karena ketersediaan beras juga akan sangat berpengaruh pada naiknya angka inflasi. (Fan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved