Rabu, 6 Mei 2026

Berita Ende

STPM Santa Ursula Ende Gelar Wisuda Tahun Akademik 2021/2022

merupakan langkah awal untuk mewujudkan tujuan dan cita-cita mahasiswa, agar menjadi hidup lebih berkualitas.

Tayang:
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
WISUDA - Ratusan mahasiswa STPM Santa Ursula Ende mengikuti wisuda sarjana di Graha Ristela, Senin 21 November 2022.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, ENDE - Lembaga Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat atau STPM Santa Ursula Ende kembali menggelar wisuda sarjana untuk dua program studi yakni Program Studi Ilmu Sosiatri dan Program Studi Ilmu Pemerintahan.

Wisuda STPM Santa Ursula Ende  tahun akademik 2021/2022 di Graha Ristela, Jalan El Tari, Kota Ende, Senin 21 November 2022.

Wisuda kali ini diikuti oleh sebanyak 235 wisudawan dan wisudawati yang terdiri dari 137 orang Program Studi Ilmu Pemerintahan dan 98 orang dari program studi ilmu Sosiatri.

Baca juga: Fraksi PSI DPRD Ende Pertanyakan Esensi Rencana Pinjaman Daerah Rp 20 Miliar pada TA 2023

Kegiatan wisuda tahun 2022 ini mengusung tema "Berkiprah Sebagai Generasi Berintegritas dan Tangguh dalam Arus Zaman".

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya LLDIKTI Wilayah XV Kupang Abdurahman Abdul, Dandim 1602/Ende, Letkol Kav. I Nengah Pendi, Asisten I Setda Ende Dahlan, Kabag Humas Polres Ende Iptu Buce Mema Muda, Ketua II Yayasan Nusa Taruna Bhakti Suster Theresia Sri Biastuti, OSU, pimpinan lembaga tinggi, orangtua wisudawan dan wisudawati, serta para undangan lainnya.

Ketua STPM Santa Ursula Ende, Yulita Eme, S.Sos, M.Si mengatakan bahwa peristiwa pengukuhan kesarjanaan saudara-saudara pada hari ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan tujuan dan cita-cita mahasiswa, agar menjadi hidup lebih berkualitas.

Mengingat para sarjana sebagai sekelompok masyarakat yang dikategorikan sebagai kaum intelektual dengan gelar akademik yang menggambarkan kompetensi pada bidang yang telah dipelajari.

Sebagai intelektual lulusan perguruan tinggi, tentunya memiliki perbedaaan dalam berpikir, bersikap dan bertindak, jika dibandingkan dengan mereka yang bukan lulusan perguruan tinggi atau bahkan tidak memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi.

Baca juga: Opini : Arisan Jamban, Pendekatan Sosial Budaya Berbasis Kearifan Lokal Ende-Lio

Karena itulah, sudah sepantasnya para sarjana harus bersyukur telah memiliki kesempatan kuliah dan berhasil lulus meraih sarjana.

Ia mengatakan, studi di panti Pendidikan STPM Santa Ursula selama 4,5,6 bahkan ada yang 7 tahun hingga mencapai gelar kesarjanaan bukanlah perjuangan yang ringan.

Ada duka dan kegembiraan, ada tawa dan air mata, tak luput pula ada marah dan cinta. Lebih dari itu ada jerih payah dan pengorbanan, keringat dan air mata orang tua sudah banyak tercurah, semuanya dilalui sebagai proses yang menyadarkan bahwa tidak ada hal yang diperoleh dengan cuma-cuma alias gratis.

"Berbagai rintangan dan masalah harus dihadapi dan diatasi. Dalam Iman kita percaya usaha yang dilaksanakan dengan kesungguhan hati, yakin sepenuhnya pada campur tangan belas kasih Allah pasti akan diberkati," ujarnya.

Dalam sambutannya, Ketua II Yayasan Nusa Taruna Bhakti Suster Theresia Sri Biastuti, OSU mengaku sangat tertarik dengan tema wisuda tahun ini sebab erat kaitannya dengan enam core value dalam pendidikan Ursulin yakni integritas dan ketangguhan.

Oleh karena itu, STPM Santa Ursula harus menggendong erat-erat core value tersebut supaya tetap tegar dan bertahan hidup.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved