KKB Papua
Mengungsi Pasca Serangan KKB Papua, Orpa Yaam Berani Pulang ke Kampung Kisor dengan Tersenyum
Terhitung satu tahun pasca penyerangan tersebut, Orpa Yaam berada di tempat pengungsian di Kampung Susmuk, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat
"Kami pindah karena kami takut di sini, tapi sekarang sudah tidak lagi karena ada anggota di sini," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Maybrat sudah memulangkan 253 pengungsi dari Kampung Susmuk ke Kampung Kisor.
Pemulangan para pengungsi itu dipimpin langsung oleh Penjabat Bupati Maybrat Bernhard Rondonuwu.
Menurut Bernhard Rondonuwu, pemerintah Kabupaten Maybrat memulangkan para pengungsi secara bertahap.
Seluruh logistik dan fasilitas rumah yang masih kurang akan dibenahi oleh Pemda Kabupaten Maybrat.
"Ini bukti pemerintah itu hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan kenyamanan," kata Bernhard Rondonuwu.
Ratusan pengungsi sudah kembali
Pulangnya pengungsi Kampung Kisor tanggal 8 November 2022 bukan yang pertama sejak penyerangan Posramil Kampung Kisol, 2 September 2022.
Berita Kompas.com 28 Desember 2021 menyebutkan, Kodim 1809/Maybrat memfasilitasi kepulangan 120 pengungsi asal Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat Papua Barat, untuk merayakan Natal dan Tahun Baru.
Komandan Kodim 1809/Maybrat Letkol Inf Harry Ismail mengatakan, 120 orang yang dipulangkan ini terdiri dari bapak, ibu, dan anak-anak yang dijemput di tempat pengungsian menggunakan mobil.
"Dibawa pulang ke kampung mereka untuk merayakan Natal dan Tahun Baru bersama di kampung halaman," ujar Harry saat dihubungi Kompas.com, Selasa 28 Desember 2021.
Kepulangan para pengungsi, kata dia, merupakan perintah Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa yang terus mengimbau agar warga kembali ke kampung halaman untuk merayakan Natal dan Tahun Baru.
Pihaknya juga telah menjamin keamanan dan stabilitas di wilayah Aifat, khususnya wilayah Kisor, pasca-penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
"Bapak Pangdam juga menyampaikan berulang, pasukan TNI ada di sana untuk menjamin keamanan di Kisor. Jadi bukan untuk menakuti warga seperti yang dilakukan oleh kelompok-kelompok yang menebarkan hoaks bahwaTNI di sana untuk menakuti warga," katanya.
Sebelumnya, ratusan pengungsi juga telah kembali ke Kisor pada 23-24 Desember lalu dengan fasilitas transportasi dari pihak TNI.