Berita Manggarai Timur
Kadin Manggarai Timur Sosialisasi Soal Kuliah Gratis dan Bekerja di Jerman
Program ini diselenggarakan langsung oleh Pemerintah Jerman melalui Kedutaan Besar Republik Federal Jerman di Indonesia, Kamar Dagang Industri Jerman
Penulis: Robert Ropo | Editor: Edi Hayong
Uang dapat ditransfer langsung ke rekening HEY yang melaksanakan kelas persiapan. Angka ini adalah untuk Pelatihan Bahasa Jerman selama 6 bulan dari Zero to Hero (A2, A2, B1), Buku-buku pelatihan A1 A2 sampai dengan B1, pelatihan 10 sekolah kepribadian (mengingat kita dari negara berkembang akan masuk ke negara maju) yang meliputi Pengembangan Diri IQ,EQ,SQ, dan ESQ, Psikotest dan pemilihan jurusan, Coaching & Mentoring, Entrepreneurship, Performance, Table Manners, Attitude, East & West Culture, Body Language dan Public Speaking.
Lalu ada juga pengurusan visa, penterjemah tersumpah untuk dokumen-dokumen yang akan dikirim ke Jerman serta Koordinasi transportasi ke Jerman, koordinasi dengan perusahaan tempat kerja, dan lain-lain.
Termasuk juga pengurusan tiket ke Jerman yang akan ditanggung oleh Perusahaan tempat anak-anal akan bekerja (gratis). Kelas persiapan 6 bulan ini akan dilaksanakan di Borong, jika kuota sudah sampai 40 orang.
"Jadi kita tidak perlu harus ke Jawa lagi atau ke Batam untuk mengikuti kelas persiapan, karena tim dari Habibie Education Youth (HEY) yang akan datang ke Borong dan tinggal di Borong selama program ini berjalan. Karena itu kelas ini wajib diikuti secara penuh, agar nanti bisa lulus dalam ujian bahasa Jerman sampai level B1 di Goethe Institut dan mendapatkan sertifikat, karena Bahasa Jerman ini merupakan syarat mutlak,"terang Firman.
Baca juga: Ketua Umum Kadin NTT Temui Dua Pengusaha Muda Melbourne,TAPP Akan Bantu Pelaku UMKM NTT
"Jika tidak lulus, maka akan dilakukan remedial sampai lulus. Orang tua juga akan mengeluarkan biaya tambahan di luar Rp35 juta yaitu transportasi, akomodasi dan makan minum untuk urusan ujian di Goethe Institut di Surabaya. Jika tidak lulus, maka harus remedial lagi, dengan biaya remedial adalah Rp 900.000/modul. Sehingga lagi-lagi diharapkan agar mengikuti kelas persiapan selama 6 bulan di Borong dengan sungguh-sungguh agar bisa lulus,"sambungnya.
Selain itu juga, terang Firman, yang harus disiapkan oleh siswa/orangtua adalah ijazah asli dan legalisir, transkrip nilai dan legalisir, akta kelahiran dan paspor yang dapat diurus di Maumere atau Labuan Bajo. Perlu diingat bahwa nama anak dan orangtua di Ijazah, akta kelahiran dan paspor harus sama persis, jangan salah 1 hurufpun.
Dikatakan Firman, dalam technical meeting juga memutuskan bahwa untuk tahap pertama ini perekrutan akan kembalikan ke pihak sekolah yang sudah dihubungi baik itu SMA maupun SMK di wilayah Borong dan sekitarnya, misalnya Kisol, Jawang, dan lain sebagainya.
Mengingat bahwa Kelas Persiapan dilaksanakan di Borong, jadi peserta harus hadir tiap hari. Untuk sekolah-sekolah yang jauh dari Borong, pihaknya masih memikirkan bersama teknisnya bagaimana.
Sedangkan untuk pembiayaan khusus untuk peserta yang agak kesulitan menyiapkan dana Rp 35 juta tersebut, Kadin Matim akan membangun komunikasi dengan pihak Perbankan atau Koperasi yang mau bekerjasama mencari jalan keluar untuk soal biaya ini, karena peserta ini ketika sampai di Jerman juga akan langsung kuliah dan bekerja, tentunya akan mendapatkan gaji yang bisa digunakan untuk menutup kembali biaya-biaya selama proses persiapan sebelum berangkat.
Kelanjutannya akan dibahas lebih luas lagi dengan pihak sekolah beberapa waktu ke depan.
Baca juga: Ketum KADIN NTT Tiba di Sydney, Bawa Sampel Produk UMKM NTT
"Secara ringkas juga kami dapat sampaikan syarat-syarat dari pihak Jerman antara lain usia 17-30 tahun, berwawasan mandiri, berpikir internasional, sertifikasi Bahasa Jerman Goethe Institut, tidak ada cacat fisik/penyakit kronis, tidak pernah memakai narkoba, dan wajib menjaga nama baik bangsa dan negara Indonesia,"terangnya.
Dikatakan Firman, Kadin melalui jaringan kerjasamanya akan tetap berupaya memperjuangkan hal-hal positif untuk Kebangkitan Ekonomi dan juga Kebangkitan SDM NTT khususnya untuk masyarakat di Manggarai Timur tercinta ini. (rob)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kadin-matim-sedang-melakukan-temu-muka-dengan-kaum-muda.jpg)