Mahasiswa Tewas Tenggelam

Mahasiswa Unkris Tenggelam di Pantai Batu Nona Kupang, Keluarga Bawa Jenazah ke Sumba

Pantai Batu Nona (Nunsui), Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Minggu sekitar pukul 21.45 wita. 

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ HUMAS BASARNAS KUPANG
Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi terhadap jenazah Yohanis Yelo Bora (26) tenggelam saat memancing ikan di Pantai Batu Nona (Nunsui), Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Senin 7 November 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pihak keluarga Yohanis Yelo Bora (26) akan membawa pulang jenazah mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana ( Unkris Kupang ) ke kampung halamannya di Pulau Sumba.

Yohanis Yelo Bora ditemukan tenggelam saat memancing ikan di Pantai Batu Nona, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Melki Hadi, perwakilan keluarga korban menyebut pihaknya menerima kematian korban sebagai musibah. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mencari dan mengevakuasi korban. 

"Terima kasih banyak kepada Tim SAR dan semua pihak yang terlibat mencari korban hingga ditemukan, dan pihak keluarga ikhlas menerima kematian korban," ungkap Melki.

Sebelumnya, Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana ditemukan tim Basarnas, Senin 7 November 2022 pagi sekitar pukul 09.55 Wita.

Setelah menemukan jasad korban, Tim gabungan Basarnas, dan Polsek Kelapa Lima langsung membawanya ke RSB Titus Uly Kupang untuk kepentingan visum.

Kepada POS-KUPANG.COM, Senin 7 November 2022, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, I Putu Sudayana mengatakan pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada orang tenggelam sehingga pihaknya langsung menerjunkan Tim SRU Diving untuk Penyelaman dan SRU Rubber Boat Pencarian di atas Permukaan Laut untuk melakukan operasi SAR.

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia sehingga langsung melakukan evakuasi, selanjutnya korban dibawa ke RS Bhayangkara Titus Uly Kupang.

Baca juga: Program Air Bersih Pemkot Kupang di Kelurahan Oebufu Mubazir

Pencarian terhadap korban melibatkan unsur SAR antara lain Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Polsek Oesapa, Lantamal VII Kupang, Polair Kupang, Tagana Provinsi NTT, teman-teman dan Keluarga korban beserta  Warga sekitarnya.

Terjebak Saat Laut Pasang

Menurut rekan korban bernama Anton Ledo (27) mengatakan bahwa pada Minggu 6 November 2022, sekitar pukul 16.00 Wita, Anton dan korban mencari ikan di Pantai Nunsui.

Kondisi air laut surut sehingga Anton dan korban berjalan sampai ke bagian dalam laut hingga pukul 18.00 wita, air laut kembali pasang, sehingga keduanya berusaha kembali ke bibir pantai dengan cara berenang.

Beruntungnya, saat berenang, Anton bertemu dengan nelayan setempat bernama Asam M. Boling yang melintas dengan perahu untuk mencari ikan.

Saat itu kondisi Anton Ledo sudah lemas di atas permukaan laut, sehingga nelayan Asam M. Boling langsung menolong dengan mengangkat Anton naik ke perahu miliknya kemudian membawa Anton dengan perahu ke bibir pantai Nunsui, Kelurahan Oesapa.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved