Berita Manggarai Barat

Debat Caketum BPP HIPMI Sukses Digelar di Labuan Bajo

Ini merupakan debat kedua jelang Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ke XVII pada pertengahan November 2022 mendatang.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Tiga calon ketua umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ( BPP HIPMI ) saat melakukan debat di Hotel Meruorah Labuan Bajo, NTT. Jumat 4 November 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Debat calon ketua umum (Caketum) Badan Pengurus Pusat Pengusaha Muda Indonesia atau BPP HIPMI sukses digelar di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Jumat 4 November 2022.

Ini merupakan debat kedua jelang Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ( HIPMI ) ke XVII pada pertengahan November 2022 mendatang.

Debat yang berlangsung di Hotel Meruorah dihadiri ratusan pengusaha muda dari seluruh Indonesia. Debat disaksikan tiga orang panelis diantaranya, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Senior HIPMI NTT sekaligus anggota dewan kehormatan BPD HIPMI NTT, Christofel Liyanto, dan I Nengah Dasi Astawa, selaku Direktur Politeknik eLBajo Commodus.

Baca juga: Wisata Labuan Bajo, Ini Daftar Tariuf dan Hotel Bintang, Bisa Jadi Pilihan Saat Liburan ke TN Komodo

Mereka yang bertarung merebut kursi ketua umum adalah Wakil Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari, Sekretaris Jenderal BPP HIPMI Bagas Adhadirgha, dan Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP HIPMI Anggawira.

Dalam pemaparan visi misinya, Sekjen BPP HIPMI Bagas Adhadirgha menilai bahwa para pengusaha muda di HIPMI mampu manfaatkan kehebatan Indonesia di sektor pariwisata di masa depan.

"Kedepan peran HIPMI dalam rangka meningkatkan ekosistem pariwisata, HIPMI akan menjadi inkubator bagi para pengusaha pariwisata di Indonesia," katanya.

Bagas menegaskan bahwa pariwisata adalah karunia Tuhan yang tidak bisa dicopy paste oleh negara manapun, karena setiap negara punya keunggalan sektor pariwisata sendiri-sendiri.

Bagas menilai, destinasi pariwisata Indonesia adalah yang terbaik di dunia. Hal tersebut terbukti dengan adanya Labuan Bajo yang memiliki wisata Komodo yang terkenal dan menjadi satu-satunya di dunia. Menurutnya, Komodo adalah hewan Prehistorik yang masih hidup sampai hari ini. Dan dengan rahmat Tuhan diberikan kepada masyarakat NTT khususnya Indonesia untuk dimanfaatkan keunggulannya.

“Dan keungglan bangsa kita adalah diindustri pariwisata. Industri parwisata yang baik ditunjang dengan infrastruktur yang memadai. Salah satu buktinya adalah saat ini di Labuan Bajo pembagunan infrastuktur mendukung pariwisara sangat cepat dan tercepat di Nusantara," tambah dia.

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni November 2022, Rute Kapal Binaiya 8-21 Nov, Jadwal Tiba Labuan Bajo, Bontang Bima

Dalam mendukung keberhasilan sektor pariwisata, kata dia, dibutuhkan ketersediaan sumber daya manusia (SDM). Karenanya yang perlu dilakukan adalah sosialisasi dan edukasi masyarakat lokal sehingga kompeten.

Selain itu, Bagas juga membahas soal isu bonus demografi yang dikaitkan dengan munculnya suatu kesempatan yakni jendela peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena bonus demografi dapat bermanfaat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjadi instrumen baik dalam mengurangi tingkat kemiskinan.

Karenanya, bonus demografi jika dimanfaatkan dengan optimal akan mengurangi kemiskinan dengan signifikan. Namun demikian, melimpahnya penduduk bisa menciptakan kondisi yang buruk jika tidak dikelola dengan baik.

"Melimpahnya penduduk usia kerja yang tidak memiliki keahlian dan keterampilan dapat meningkatkan pengangguran, kriminalitas, kemiskinan, dan menghambat pertumbuhan ekonomi dan ini disebut bencana demografi," katanya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved