Berita Kota Kupang

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Pertanyakan Stok Vaksin Kosong di Provinsi NTT

Menurut Ketua DPD I Golkar NTT ini, DPR RI telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk menyediakan itu.

Editor: Edi Hayong
POS-KUPAG.COM/IRFAN HOI
VAKSINASI - Salah seorang masyarakat Kota Kupang sedang menerima suntikan vaksin. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena mempertanyakan soal vaksin yang kosong 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Wakil Ketua Komisi IX DPR RI , Melki Laka Lena mempertanyakan perihal stok vaksin yang kosong di hampir semua wilayah Indonesia mengalaminya tak terkecuali di Provinsi NTT.

"Ini soal kita. Hampir seluruh Indonesia saya mendapatkan informasi yang sama. Vaksin itu, kita sekarang  kok sulit ya," ujar Melki Laka Lena kepada Pos Kupang, Kamis 27 Oktober 2022. 

Menurut Ketua DPD I Golkar NTT ini, DPR RI telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk menyediakan itu.

Ia beralasan anggaran untuk pengadaan vaksin itu masih ada sehingga Kemenkes bisa melakukan pembelian vaksin. 

Melki mendapat informasi, distribusi vaksin dari tingkat provinsi ke daerah, saat ini agak sulit.

Baca juga: Capaian Vaksinasi di NTT Baru 63 Persen, Warga yang Belum Divaksin Diimbau Datangi Faskes

Kabupaten/Kota diminta untuk melakukan perimbangan untuk biaya pengiriman vaksin ke daerah.

Baginya ini merupakan sebuah masalah yang sedang terjadi. NTT juga terjadi demikian. 

Sisi lain, daerah juga sedang kesulitan dengan kondisi keuangan dengan berbagai macam beban. Mestinya ada solusi untuk mengurai ini. 

"Jadi banyak masalah karena gitu. Vaksin sudah dikirim ke tingkat provinsi di seluruh Indonesia, termasuk NTT ini, dia tidak sampai ke daerah itu karena orang di kabupaten uang dipakai dan refocusing segala macam. Ini mesti ada jalan keluarnya," ujarnya. 

Melki berharap agar dewan di provinsi hingga ke kabupaten/kota bisa membantu agar ada jalan keluar mengatasi masalah itu.

Baca juga: Capaian Vaksinasi di NTT Berdasarkan Data, Kota Kupang Tertinggi

Dengan begitu, vaksin tidak akan lama di tingkat provinsi yang justru berpotensi kadaluarsa. 

Sementara Kabid P2P Dinas Kesehatan NTT , Erlin Salmun menyampaikan sejauh ini belum ada stok vaksin di tingkat provinsi., karena vaksin dari tingkat pusat juga mengalami kekosongan. 

Dari data yang diperoleh, cakupan vaksinasi se-NTT untuk dosis I 83, 15 persen, dosis II 63,63 persen dan dosis III 23,58 persen. (Fan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM  lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved