Berita Timor Tengah Selatan

Memeriahkan Hari Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa, SMAN Tobu TTS Gelar Festival Bahasa dan Seni

Menurut Kepala SMA Negeri Tobu Abednego Baun kegiatan Festival Bahasa dan Seni tersebut melibatkan beberapa sekolah di wilayah utara Kabupaten TTS

Editor: Edi Hayong
POS KUPANG.COM/ADRIANUS DINI
FESTIVAL - Memeriahkan Hari Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa, SMAN Tobu TTS Gelar Festival Bahasa dan Seni sekaligus peresmian Taman Literasi di wilayah Kecamatan Tobu 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini

POS-KUPANG.COM, SOE - Dalam rangka memeriahkan Hari Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa , SMA Negeri Tobu di Kecamatan Tobu TTS , menggelar aneka kegiatan antara lain, lomba pidato, lomba vokal solo dan lomba vokal grup.

Kegiatan ini berlangsung tanggal 21 Oktober - 22 Oktober 2022 yang digelar di halaman sekolah tersebut.

Menurut Kepala SMA Negeri Tobu Abednego Baun kegiatan Festival Bahasa dan Seni tersebut melibatkan beberapa sekolah di wilayah utara Kabupaten TTS.

"Sekolah-sekolah yang terlibat di antaranya, SMA Negeri Kapan, SMA Kristen Kapan, SMA Negeri Nunbena, SMK Huetalan, SMTK Benfomeni, SMP Negeri Tobu, SMP Satap Ajaobkena dan SMP Negeri Bonleu. Ada lima mata perlombaan yakni: membawakan puisi, berpidato, lomba vokal solo, vokal group dan tarian," ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, kegiatan ini untuk memeriahkan Hari Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa tahun 2022.

Baca juga: Kaum Milenial di Labuan Bajo Diberi Workshop Literasi Digital Oleh Kementrian Kominfo 

Sebenarnya kegiatan ini sebutnya, sudah terlaksana pada bulan Agustus lalu. Namun dikarenakan bertepatan dengan program dinas yakni lomba antar kelas sehingga ditunda dan baru terlaksana saat ini.

"Selain kegiatan festival, ada juga peresmian Taman Literasi oleh Kordinator pengawas Dikmensus TTS, Junus Taloim, S. Pd, MM., pelantikan pengurus OSIS SMA Negeri Tobu, panen raya ikan lele dan pameran hasil karya siswa dan guru seperti selimut, selendang, pot bunga, peta timbul, rumah adat dan alat peraga matematika," katanya.

"Untuk hasil tenun sudah dua kali diantar ke Dekranasda NTT dan jika hasil karya tahun ini tidak habis terjual akan diantar lagi ke Dekranasda NTT," tambahnya.

Festival ini menurut Abednego memiliki manfaat yang sangat besar bagi peserta didik.

"Mereka memiliki banyak potensi sehingga perlu disalurkan melalui kegiatan seperti ini sehingga menjadi modal bagi anak-anak ini ke depan," imbuhnya.

Sementara itu, Fery Yane Nomeni S.Pd selaku Kepala SMP Negeri Tobu, menyatakan kegiatan ini positif serentak membuat dirinya berbangga. Pasalnya, kegiatan seperti ini setara SMA tetapi pihaknya juga diundang untuk ikut mengambil bagian.

Baca juga: Labuan Bajo Marathon, IFG Gencar Berikan Literasi dan Edukasi Tentang Sampah

"Ini merupakan kesempatan untuk belajar karena kegiatan seperti ini belum ada di tingkat SMP," tandasnya.

"Dengan keterbatasan yang kami miliki kami berusaha tampil semampu kami dan seperti apa hasilnya tetap disyukuri. Hal yang terpenting adalah partisipasi bukan juaranya," katanya.

Yeni salah satu peserta lomba mengaku merasa bangga karena bisa tampil mewakili sekolahnya dalam festival ini. (Cr12)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved