Berita Timor Tengah Selatan

Sempat Dikabarkan Hilang, Remaja Kuatnana TTS Terendus Saat Melahirkan, Nyawa Bayi Tidak Selamat

Remaja putri berinisial MN (17), asal Desa Oof Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan, akhirnya diketahui setelah dikabarkan hilang.

Editor: Alfons Nedabang
POS KUPANG.COM/ADRIANUS DINI
Remaja putri berinisial MN (17) asal Desa Oof Kecamatan Kuatnana Kabupaten Timor Tengah Selatan akhirnya ditemukan setelah sebelumnya dikabarkan hilang. Keberadaan MN terendus saat hendak melahirkan bayi di Puskesmas Batuputih. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini

POS-KUPANG.COM, SOE - Remaja putri berinisial MN (17), asal Desa Oof, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan, akhirnya diketahui setelah dikabarkan hilang.

Keberadaan MN terendus ketika hendak melahirkan bayi di Puskesmas Batuputih, Kamis 20 Oktober 2022. Sebelumnya, MN dilaporkan hilang oleh ayahnya, Mas Nome (47).

MN melahirkan bayi perempuan. Kondisi bayi kritis sehingga dirujuk ke RSUD SoE namun nyawanya tidak tertolong. Bayi MN meninggal dunia, Jumat 21 Oktober sekitar pukul 05.00 Wita.

Saat melahirkan bayi di Puskesmas Batuputih, MN dalam pengawasan anggota Unit PPA Satreskrim Polres TTS.

Ayah MN, Mas Nome membenarkan bahwa putrinya melahirkan bayi di Puskesmas Batuputih, kemudian dirujuk ke RSUD SoE.

“Anak saya melahirkan tadi malam, tapi bayi meninggal jam 5 tadi. Kami akan membawa jenazah ke kampung," ujar Mas Nome saat ditemui di IGD RSUD SoE.

Mas Nome bersama paman MN, Tomas Toaf (37) menjelaskan kronologi menghilangnya MN.

Menurutnya, pada Kamis 20 Oktober sekitar pukul 12.00 Wita, pengampu YP menelepon Mas Nome dan istrinya Paulina Faot (43) memberi tahu segera ke SoE karena MN hendak melahirkan.

Sekitar pukul 14.00 Wita, Mas Nome dan istrinya bergegas ke rumah YP. Saat tiba, dua staf YP menyuguhkan sebuah tempat sirih di atas meja dengan menyampaikan permohonan maaf dari YP karena telah salah mengasuh dan mendidik sehingga MN hamil.

Mas Nome dan istrinya menyampaikan bahwa mereka tidak bisa mengambil tempat sirih karena mereka sudah lapor ke polisi tentang kehilangan MN.

"Sebaiknya kami pergi ke kantor polisi untuk informasikan bahwa anak kami MN sudah ada, namun dalam keadaan 
hamil," kata Mas Nome.

Baca juga: Menghilang dari Rumah Pengampu, Ayah dari Gadis MN Mengadu ke Dinas P3A TTS

Selanjutnya mereka bergegas ke Mapolres TTS untuk menyampaikan bahwa MN sudah ada namun berbadan dua.

Saat dalam perjalanan, YP menelepon memberitahu segera pulang ke rumah di Kampung Sabu karena MN merasa perutnya sakit dan hendak melahirkan.

YP menyampaikan bahwa MN segera dirujuk ke Rumah Sakit Leoana Kupang. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved