Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Minggu 16 Oktober 2022, Berdoa dengan Tekun, Berjuang Sekuat Tenaga

Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RP. Leo Kleden SVD dengan judul Berdoa dengan Tekun, Berjuang Sekuat Tenaga.

Editor: Agustinus Sape
YOUTUBE/DV CHANNEL
TERUS BERDOA - Ilustrasi Yesus menyampaikan perumpamaan tentang seorang hakim yang lalim yang akhirnya mengabulkan permintaan seorang janda hanya tidak mau terus diganggunya. Lalu Tuhan berkata, “Camkanlah perkataan hakim yang lalim itu! Tidakkah Allah akan membenarkan para pilihan-Nya, yang siang malam berseru kepada-Nya?" 

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RP. Leo Kleden SVD dengan judul Berdoa dengan Tekun, Berjuang Sekuat Tenaga.

RP. Leo Kleden menulis Renungan Harian Katolik ini dengan merujuk Kitab Keluaran 17:8-13, 2Timotius 3:14-4:2, dan bacaan Injil Lukas 18:1-8, Minggu Biasa XXIX.

Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Minggu 16 Oktober 2022 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.

1. Kisah Bacaan Pertama:

Musa naik ke atas bukit untuk berdoa, sementara Yosua bertempur di medan perang melawan orang Amalek.

Selama Musa tekun berdoa sambil mengangkat tangan, pasukan Israel menang.

Ketika Musa jadi lelah dan menurunkan tangan, Israel kalah.

Maka Harun dan Hur menopang tangan Musa untuk tetap berdoa dengan tekun, sampai Yosua selesai bertempur mengalahkan orang Amalek.

2. Hikayat Musa dan Yosua ini mengajarkan kita tiga hal penting dalam perjuangan hidup.

a. Seperti Yosua kita sendiri harus 'bertempur' sekuat tenaga di medan bakti kita masing-masing.

b. Seperti Musa kita pun harus berdoa dengan tekun untuk menimba kekuatan dari Tuhan. Sebab hanya dengan berkat-Nya kita akan berhasil.

c. Sebagaimana Musa yang lelah ditopang tangannya oleh Harun dan Hur, setiap kita pun membutuhkan topangan dan dukungan saudara-saudari lain untuk tetap tekun dalam doa dan setia dalam tugas pengabdian.

3. Rasul Paulus dalam Bacaan Kedua memberi nasihat kepada muridnya Timotius untuk tekun dalam iman dan setia dalam tugas misioner.

"Wartakanlah sabda Allah! Siap-sedialah, entah baik atau tidak baik waktunya. Nyatakanlah apa yang salah, tegur dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran" (2Tim. 4: 2).

4. Dalam warta Injil hari ini Yesus mengajar para murid-Nya untuk berdoa dengan tekun.

Jikalau seorang hakim yang kejam pun bisa mengabulkan permohonan seorang janda miskin yang terus menerus datang menuntut pembelaan haknya, tidakkah Allah Yang Mahapenyayang lebih lagi mengabulkan doa setiap orang yang mengetuk pada pintu belaskasih-Nya?

5. Tetapi patut diingat: Tuhan mengabulkan doa atas cara terbaik menurut kehendak-Nya, bukan kehendak kita sendiri.

Maka doa permohonan terbaik harus diakhiri dengan kepasrahan seorang anak menurut teladan Yesus sendiri:
"Ya Bapa-Ku, ... bukan kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi." (Luk 22: 42).

6. DOA:

 Allah Mahapenyayang, sebagaimana Musa mengangkat tangan dan berdoa untuk umat Israel, Yesus Putra-Mu telah merentangkan tangan-Nya sampai mati di kayu Salib. Seluruh diri-Nya yang dikurbankan itu telah menjadi persembahan doa dan kurban terindah demi keselamatan kami.

Dalam Dia terimalah syukur dan sembah bakti kami, dan limpahilah umat-Mu dengan rahmat yang kami butuhkan dalam hidup bakti setiap hari seturut kehendak-Mu yang kudus. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

Salam kasih, doa dan persembahan Ekaristi untukmu.

Teks Lengkap Bacaan Renungan Harian Katolik Minggu 16 Oktober 2022

BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Minggu 16 Oktober 2022.
BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Minggu 16 Oktober 2022. (Tokopedia)


Bacaan Pertama: Keluaran 17:8-13

Apabila Musa mengangkat tangan, lebih kuatlah pasukan Israel.

Bacaan dari Kitab Keluaran:

Sekali peristiwa datanglah orang Amalek dan berperang melawan orang Israel di Rafidim.

Musa berkata kepada Yosua, “Pilihlah orang-orang bagi kita, lalu keluarlah berperang melawan orang Amalek! Aku sendiri, besok akan berdiri di puncak bukit itu dengan memegang tongkat Allah di tanganku.”

Lalu Yosua melakukan seperti yang dikatakan Musa kepadanya dan berperang melawan orang Amalek; sedangkan Musa, Harun dan Hur naik ke puncak bukit.

Dan terjadilah hal berikut ini: Apabila Musa mengangkat tangannya, lebih kuatlah pasukan Israel. Sebaliknya, apabila Musa menurunkan tangannya, Amaleklah yang lebih kuat.

Tetapi menjadi penatlah tangan Musa. Maka Harun dan Hur mengambil sebuah batu, meletakkannya di belakang Musa, supaya ia duduk di atasnya; lalu Harun dan Hur menopang kedua belah tangan Musa, seorang di sisi yang satu, seorang di sisi yang lain, sehingga tangan Musa tidak bergerak sampai matahari terbenam.

Demikianlah Yosua mengalahkan Amalek dan rakyatnya dengan mata pedang.

Demikianlah Sabda Tuhan

U: Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan: Mzm 121:1-2.3-4.5-6.7-8

Refr. Hanya Engkaulah Tuhan Allahku dan harapan untuk hidupku.

1. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolongan bagiku? Pertolonganku ialah dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.

2. Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap. Sungguh, tidak akan terlelap dan tidak akan tertidur Penjaga Israel.

3. Tuhan penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. Matahari tidak akan menyakiti engkau pada waktu siang, tidak pula bulan pada waktu malam.

4. Tuhan akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu. Tuhan akan menjaga keluar masukmu dan sekarang sampai selama-lamanya.

Bacaan Kedua: 2 Timotius 3:14-4:2

Orang-orang kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

Bacaan dari Surat Kedua Santo Paulus kepada Timotius:

Saudaraku terkasih, hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu.

Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman akan Kristus Yesus.

Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Dengan demikian orang-orang kepunyaan Allah diperlengkapi oleh setiap perbuatan baik.

Di hadapan Allah dan di hadapan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya: Wartakanlah sabda Allah!

Siap sedialah selalu, baik atau tidak waktunya. Nyatakanlah apa yang salah, tegur dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

Demikianlah Sabda Tuhan

U: Syukur Kepada Allah.

Bait Pengantar Injil: Ibrani 4:12

Refr. Alleluya, alleluya.

Sabda Allah itu hidup, kuat dan tajam. Ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

Bacaan Injil: Lukas 18:1-8

Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang berseru kepada-Nya.

Inilah Injil suci menurut Lukas:

Sekali peristiwa Yesus menyampaikan suatu perumpamaan kepada murid-murid-Nya untuk menegaskan bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.

Ia berkata, “Di sebuah kota ada seorang hakim yang tidak takut akan Allah dan tidak menghormati siapa pun.

Dan di kota itu ada pula seorang janda yang selalu datang kepada hakim itu dan berkata, ‘Belalah hakku terhadap lawanku!’

Beberapa waktu lamanya hakim itu menolak. Tetapi kemudian ia berkata dalam hatinya, ‘Walaupun aku tidak takut akan Allah dan tidak menghormati siapa pun, namun karena janda ini menyusahkan aku, baiklah aku membenarkan dia, supaya ia jangan terus-menerus datang dan akhirnya menyerang aku.”

Lalu Tuhan berkata, “Camkanlah perkataan hakim yang lalim itu! Tidakkah Allah akan membenarkan para pilihan-Nya, yang siang malam berseru kepada-Nya?

Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?

Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka! Akan tetapi, jika Anak manusia itu datang, adakah Ia menemukan iman di bumi ini?”

Demikianlah Sabda Tuhan

U: Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik lainnya

Ikuti berita Pos-kupang.com di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved