Berita Nasional

Ferdy Sambo Punya Jurus Baru, Terungkap dari Dakwaan jaksa, Dibeberkan Febri Diansyah

Ferdy Sambo ternyata punya jurus baru untuk menyelamatkan diri dari kasus pembunuhan berencana terhadap brigadir J alias Brigadir Yosua.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
JURUS BARU - Ferdy Sambo ternyata punya jurus baru untuk membela dirinya dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang dijadwalkan Senin 17 Oktober 2022. Jurus baru itu diungkapkan Febri Diansyah yang bersumber dari dakwaan jaksa. Mantan juru bicara KPK itu menyebutkan bahwa awalnya Ferdy Sambo hendak main badminton. 

POS-KUPANG.COM - Ferdy Sambo ternyata punya jurus baru untuk menyelamatkan diri dari kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Brigadir Yosua alias Nofryansah Yosua Hutabarat.

Jurus baru Ferdy Sambo itu terungkap dari dakwaan jaksa penuntut umum yang diungkapkan oleh penasihat hukum Ferdy Sambo, Suami Putri Candrawathi, yakni Febri Diansyah.

Mantan Juru Bicara KPK itu mengungkapkan bahwa pada saat kejadian, Ferdy Sambo sesungguhnya hendak berolahraga dengan bermain badminton.

Fakta yang diungkapkan Febri Diansyah itu berasal dari berkas dakwaan Ferdy Sambo.

Baca juga: Surat Dakwaan Ferdy Sambo : Tak Ada Perintah Tembak, Bharada E Diminta Hajar Brigadir J

Bahwa pada Rabu 12 Oktober 2022, Febri Diansyah menggambarkan kliennya Ferdy Sambo tidak berniat mampir ke rumahnya di Kompleks Duren Tiga, setelah sempat terpancing emosi dan menangis mendengar kesaksian istrinya Putri Candrawathi di rumah Saguling.

Saat itu, tutur Febri, Ferdy Sambo keluar dari rumahnya di Saguling karena ingin bermain badminton. Tapi tak disebutkan dimana lapangan badminton yang hendak didatangi kliennya.

Febri hanya menggambarkan bahwa jalan yang dilintasi Ferdy Sambo untuk menuju ke tempat bermain badminton, melewati depan rumah Duren Tiga.

“Jadi awalnya rencana FS (Ferdy Sambo) adalah dari rumah Saguling adalah main badminton,” ucap Febri, Rabu.

Namun secara tiba-tiba, kata dia, Ferdy Sambo menyuruh sopir untuk mundur sesaat setelah melewati rumah Duren Tiga.

“Jadi saat itu niat FS dari rumah di Saguling adalah pergi badminton,” kata Febri.

“Namun ketika FS melihat dan lewat di depan rumah Duren Tiga, sampai lewat beberapa meter jaraknya, ia kemudian memerintah sopir untuk berhenti, meskipun tidak ada rencana saat itu ke rumah Duren Tiga,” ucap Febri.

Pengacara Keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak tertawa mendengar pernyataan Febri Diansyah yang merupakan kuasa hukum Ferdy Sambo.

Baca juga: Pengacara Ferdy Sambo Ingatkan Bharada E,Febry Diansyah:Jangan Hanya Pikir Selamatkan Diri Sendiri

“Febri penasihat hukumnya Ferdy Sambo mengatakan bahwa setelah Ferdy Sambo menangis, marah, meluap-luap, lalu ingin main badminton. Ini logika macam apa?” kata Martin dalam Sapa Indonesia Pagi Kompas.TV, Kamis 13 Oktober 2022.

“Orang yang lagi sedih, orang yang lagi marah, orang yang mendengar katanya istrinya dilecehkan tiba-tiba mau main badminton. Enggak habis pikir saya, bagaimana dia membangun logika hukumnya gitu loh," kata Martin.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved