Berita Nagekeo
Segmen Jalan Dadiwuwu Aeramo Target Rampung Tahun 2023
Segmen jalan Dadiwuwu - Aeramo merupakan ruas jalan trans Utara pulau Flores yang miliki lalulintas harian kendaraan yang lumayan tinggi.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,, Patrianus Meo Djawa
POS-KUPANG.COM, MBAY - Marius Minggu (62), terus komat kamit mendaraskan mantra pada sesajen yang telah diletakan di sisi ruas jalan trans Dadiwuwu - Aeramo, Jumat 7 Oktober 2022.
Itu adalah ritual tolak bala atas musibah yang menimpa Reinaldus Denga Dola (18), pemuda asal Dusun 02 Tiwu Lelu, Desa Wangka, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.
Awal tahun 2022 lalu, Reinaldus terlibat kecelakaan lalulintas setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan satu unit kendaraan minibus pengangkut penumpang, tepat didepan SDI Ratedosa, Desa Aeramo, Kabupaten Nagekeo.
Akibat kecelakaan itu, enam bagian tulang di bagian bahu kiri, kaki, paha dan tangannya patah.
Menurut Reinaldus, kecelakaan terjadi karena dirinya tak bisa menghindari laju kendaraan minibus pengangkut penumpang karena kondisi jalan yang buruk dan sempit.
Baca juga: Tim Visitasi Lomba Sekolah Sehat Provinsi NTT Lakukan Penilaian di MAN Nagekeo
Reinaldus merupakan satu dari sekian orang pengguna jalan Dadiwuwu - Aeramo yang mengalami insiden kecelakaan lalulintas. Kecelakaan lalu lintas yang menimpanya juga tak sempat masuk dalam daftar kecelakaan lalulintas di Satlantas Polres Nagekeo.
Kasat Lantas Polres Nagekeo, Iptu Melky Davidson Nemobais, S.H, M.H, berdasarkan data kecelakaan lalulintas yang sempat ditangani satuan lalulintas Polres Nagekeo menyebut, setidaknya terdapat 5 kecelakaan lalulintas sepanjang tahun 2021 hingga tahun 2022 di ruas jalan Dadiwuwu - Aeramo dengan satu orang korban meninggal dunia, 2 orang luka berat dan 4 orang luka ringan.
Jumlah ini belum termasuk insiden kecelakaan lalulintas yang tidak sempat dilaporkan ke pihak kepolisian
Karena kondisi seperti ini, Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai memberikan perhatian serius pada peningkatan ruas jalan Dadiwuwu - Aeramo.
Segmen jalan Dadiwuwu - Aeramo merupakan ruas jalan trans Utara pulau Flores yang miliki lalulintas harian kendaraan yang lumayan tinggi.
Baca juga: Karyawan SPBU Rudapaksa Gadis 21 Tahun di Nagekeo
Berdasarkan detail engineering design (DED) PUPR Nagekeo, Pemerintah Kabupaten Nagekeo sejatinya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 30 Miliar untuk menuntaskan pekerjaan ruas jalan Dadiwuwu - Aeramo hingga tahun 2023 mendatang.
Mulanya, dengan bermodalkan dua unit eksavator, Dinas PUPR mulai membentuk badan jalan selebar 22 meter terhitung dari pertigaan Dadiwuwu hingga mendekati Rumah Sakit Daerah Aeramo dan kantor Polres Nagekeo yang baru sejauh 6 Kilometer.
Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Nagekeo, Anselmus Mere, berujar, pekerjaan itu dilakukan sendiri oleh dinas PUPR melalui optimalisasi pemanfaatan peralatan milik Dinas PUPR Kabupaten Nagekeo dengan pagu anggaran sebesar Rp 100 juta.
"Kita hanya habiskan anggaran sekitar Rp 100 juta untuk keperluan Bahan bakar alat kerja dan biaya konsumsi pekerja," ujar Anselmus, Jumat 7 Oktober 202 diruang kerjanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Arus-Lalulintas-dan-tumpukan-material-pada-proyek-pembangunan-ruas-jalan-Dadiwuwu-Aeramo.jpg)