Timor Leste
Komisi Pemilihan Timor Leste Audiensi dengan Ketua Bawaslu RI
Komisi Pemilihan Nasional atau Comissao Nacional de Eleicoes ( CNE) Timor Leste melakukan audiensi dengan Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) RI.
POS-KUPANG.COM - Komisi Pemilihan Nasional atau Comissao Nacional de Eleicoes ( CNE) Timor Leste melakukan audiensi dengan Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Republik Indonesia.
Dilansir dari laman bawaslu.go.id, rombongan CNE Timor Leste dipimpin Ketua CNE Jose Agostinho da Costa Belo Pereira. Mereka disambut Ketua Bawaslu Indonesia Rahmat Bagja di ruang kerjanya, Jakarta, Kamis 29 September 2022.
Dalam audiensi tersebut, Rahmat Bagja menjelaskan beberapa program andalan Bawaslu dalam mengawasi pemilu.
Salah satunya, Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) yang menjadi program nasional. Kehadiran SKPP untuk membentuk sikap kesukarelawanan masyarakat dalam hal pengawasan pemilu.
"Tujuan dibentuk SKPP ini agar alumninya bisa membawa semangat pengawasan pemilu kepada masyarakat," kata Bagja.
Alumni Universitas Utrecht Belanda ini menambahkan, alumni SKPP tidak hanya melakukan tugas pemantauan pemilu saja, melainkan dapat membantu kerja pengawasan Bawaslu.
Selain itu, dapat mencegah terjadinya politik uang dan politisasi SARA di lingkungannya masing-masing.
"Ke depannya peserta SKPP tidak hanya berasal dari mahasiswa saja, melainkan dapat menyasar kader-kader partai politik. Sehingga semangat mengawasi pemilu juga bisa sampai ke parpol," ungkapnya.

Sementara itu, Jose Agostinho da Costa Belo Pereira menuturkan, kehadirannya untuk berbagi pengalaman terkait pengawasan pemilu di Timor Leste dan Indonesia.
Baca juga: Ramos Horta dan Viktor Laiskodat Bahas Zona Perdagangan Bebas Timor Leste - Indonesia
Saat ini Timor Leste sedang mengembangkan partisipasi masyarakat dalam hal pengawasan pemilu. Jose menilai SKPP menjadi sumber inspirasi CNE dalam merangkul anak muda untuk ikut aktif mengawasi pemilu.
"Sekarang Timor Leste sedang mengembangkan program pengawasan partisipatif masyarakat dan hal pengawasan. SKPP yang dimiliki Bawaslu, menjadi inspirasi kami mewujudkan peran aktif partisipasi masyarakat di Timor Leste," ungkapnya.
Rombongan penyelenggara pemilu dari Timor Leste adalah Tito de Jesus Filipe (Electoral Project Manager UNDP Timor Leste), Fidel Gaspar Coelho Silva Pereira, Evangelino de Jesus Fátima (Kepala Kabinet CNE Timor Leste), dan Leonardo Amaral (Direktur STAE).
Sumber: bawaslu.org
Ikuti berita Pos-kupang.com di GOOGLE NEWS