Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Jumat 7 Oktober 2022, Kepasrahan Kita, Kepada Siapa?

Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RD. Hironimus Nitsae dengan judul Kepasrahan Kita, Kepada Siapa?

Editor: Agustinus Sape
FOTO PRIBADI
RENUNGAN - RD. Hironimus Nitsae menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk hari Jumat 7 Oktober 2022, dengan judul Kepasrahan Kita, Kepada Siapa? 

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RD. Hironimus Nitsae dengan judul Kepasrahan Kita, Kepada Siapa?

RD. Hironimus Nitsae menulis Renungan Harian Katolik ini dengan merujuk bacaan Injil Lukas 1:26-38, Peringatan Santa Perawan Maria Ratu Rosario.

Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Jumat 7 Oktober 2022 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.

 

Teks Injil hari ini mengajak kita untuk melihat model ketaatan dan kepasrahan rohaniah kepada Allah melalui malaikat Gabriel yang membawa kabar kepadanya.

Model ketaatan dan kepasrahan Maria ditampilkan dengan sangat jelas dalam narasi Injil hari ini.

Malaikat Gabriel memberi kabar kepadanya soal Putra Manusia yakni Yesus yang lahir dari rahimnya.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 6 Oktober 2022, Mintalah, Carilah, Ketuklah

Walaupun demikian, kecemasan sebagai pribadi manusia dari seorang Maria tetap tidak bisa dihindari. Maria juga mengalami ekspresi layaknya manusia lain yang merasakan sebuah kemustahilan karena ia belum bersuami.

Tetapi itulah, apa yang tidak mungkin bagi manusia selalu mungkin bahkan pasti bagi Allah.

Ketika Maria mengalami keheranan layaknya manusia lain, Allah melalui malaikat Gabriel memberi kepastian bahwa semuanya terjadi melalui karya Roh Kudus.

Ketaatan dan kepasrahan Maria dibuktikan pada kalimat akhir dalam teks Injil hari ini, "Aku ini hamba Tuhan terjadilah padaku menurut perkataanmu."

Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 6 Oktober 2022, Mintalah Maka Akan Diberikan Kepadamu

Pernyataan ini memberi sebuah pemahaman bahwa Maria bukan pasrah tanpa arah. Bukan pasrah tanpa dasar. Bukan pasrah tanpa tujuan.

Maria sadar kepasrahannya itu adalah model kepasrahan kepada Allah yang adalah kehidupannya.

Maria sadar ketaatannya akan membuahkan keselamatan luar biasa bagi tiap kita.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved