Berita Timor Tengah Selatan

Guru P3K di TTS yang Lulus Sejak Tahun 2021 Belum Terima SK

Proses penerbitan SK untuk para guru P3K bukan kewenangan Dinas Pendidikan. Namun, kewenangan menerbitkan SK pengangkatan ada di BKPSDM TTS. 

Editor: Eflin Rote
POS KUPANG.COM/ADRIANUS DINI
Kadis Pendidikan Kabupaten TTS, Dominggus Banunaek 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini

POS-KUPANG.COM, SOE - Sebanyak 327 guru di Kabupaten TTS tak kunjung mengantongi SK pengangkatan dari Pemkab TTS meski telah dinyatakan lulus seleksi guru P3K atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja sejak tahun 2021.

Hal tersebut diungkap Kadis Pendidikan TTS  Dominggus Banunaek. Sebagian dari guru tersebut sudah diberhentikan dari status honorer dan tidak mengajar lagi.

Dirinya mengungkapkan, proses penerbitan SK untuk para guru P3K bukan kewenangan Dinas Pendidikan. Namun, kewenangan menerbitkan SK pengangkatan ada di BKPSDM TTS. 

Baca juga: Dugaan Pencemaran Nama Baik, Penyidik Polres TTS Segera Layangkan Panggilan ke-3 untuk Bupati

Dia menyebut, penertiban SK itu harus berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPKAD) terkait alokasi anggaran untuk pembiayaan guru P3K

“Memang guru yang dinyatakan lulus seleksi P3K tahun 2021 belum ada SK-nya. Namun, kewenangannya bukan ada pada kita,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diperolehnya, ada beberapa guru yang sebelumnya berstatus guru honorer sudah diberhentikan pasca lulus P3K. Mereka kini menunggu SK Pengangkatan dan SPMT untuk mulai mengajar di sekolah penempatan. 

Baca juga: Pemkab TTS Launching Inovasi Kabupaten TTS

“Ada guru honorer yang langsung diberhentikan dari status guru honorer pasca dinyatakan lulus P3K. Mereka saat ini menunggu SK pengangkatan,” terangnya. 

Secara terpisah, Kaban PKAD, Johanes Lakapu mengaku, alokasi anggaran untuk membiayai guru P3K yang lulus tahun 2021 sudah masuk dalam pembahasan APBD perubahan 2022. 

Dalam dokumen perubahan tersebut terangnya, gaji guru P3K akan dibiaya selama tiga bulan untuk tahun 2022. 

“Untuk anggaran guru P3K tahap kedua (2021) sudah terakomodir di perubahan anggaran. Kita alokasikan untuk 3 bulan,” ungkapnya pada Jumat 30 September 2022. 

Selanjutnya, Kepala BKPSDM TTS, Musa Benu menyampaikan, pihaknya menunggu ketersedian anggaran sebelum mengeluarkan SK pengangkatan guru P3K tahap 2. 

Pasca dikeluarkan SK pengangkatan, akan diikuti dengan dikeluarkannya SPMT sebagai dasar pembayaran gaji. Nantinya, gaji guru P3K tahap 2 tersebut akan dibayarkan mulai tanggal dikeluarkannya SPMT tersebut. 

"Kita masih berkoordinasi terkait ketersediaan anggaran di perubahan ini. Kalau sudah ada anggaran, SK bisa langsung kita keluarkan,” tandasnya. (Cr12)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved