Berita Lembata

Piala Soeratin U-15 Segera Digelar, Lembata Diusulkan Jadi Tuan Rumah

Hal ini disampaikannya usai laga final kualifikasi Liga 3 El Tari Memorial Cup di Stadion Gelora 99 Lembata, Kamis, 29 September 2022.

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/RICKO WAWO
KURANG MAKSIMAL - Pelatih Persim Manggarai, Priyo Handoko, mengaku anak asuhnya bermain kurang maksimal kala bersua Perse Ende di semi final Kualifikasi Liga 3 El Tari Memorial Cup di Stadion Gelora 99 Lembata, Senin 26 September 2022.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Penjabat Bupati Lembata Marsianus Jawa mengusulkan kepada Asprov PSSI NTT supaya Kabupaten Lembata jadi tuan rumah Piala Soeratin U-15 pada tahun 2024 mendatang. 

Hal ini disampaikannya usai laga final kualifikasi Liga 3 El Tari Memorial Cup di Stadion Gelora 99 Lembata, Kamis, 29 September 2022.

Setelah El Tari Memorial Cup 2022, Marsianus Jawa berupaya melengkapi Stadion Gelora 99 dengan beberapa fasilitas lagi seperti lampu lapangan dan penambahan tribun. 

Baca juga: BPS Lembata Wujudkan Satu Data Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat

Selain proposal kepada pemerintah pusat, dia juga akan coba melobi sejumlah pejabat asal NTT yang ada di Jakarta untuk membantu anggaran pembangunan tribun dan beberapa fasilitas stadion lainnya. 

"Saya minta Asprov PSSI NTT supaya Lembata jadi tuan rumah Piala Soeratin U-15 tahun 2024 nanti," tandasnya. 

Lembata Tinggalkan Kesan yang Baik Sebagai Tuan Rumah

Manajer tim Perse Ende Julius Cesar Nonga menyebutkan, sepanjang keikutsertaan ia dan tim Perse Ende di ajang ETMC, baru kali ini ia merasakan penerimaan yang sangat luar biasa. 

"Tidak saja oleh Pemerintah Kabupaten Lembata, tetapi juga oleh paguyuban diaspora Ende yang ada di Lembata," kata Julius. 

Baca juga: Final El Tari Memorial Cup, Pendukung Persebata Padati Gor 99 Lembata

Tiba di Lembata, dia rasakan seperti tiba di Ende. Kata Julius, Lembata seperti rumah baru bagi tim Perse Ende.

Apalagi, keakraban dan kekeluargaan juga ditunjukkan oleh sesama keluarga di Lembata yang tinggal di sekitar penginapan tim.

Tegur sapa dan perhatian yang tulus diberikan masyarakat ketika bersama sama selama kurang lebih hampir sebulan ini berada di Lembata

"Saya selama ini kalau dampingi tim, paling satu dua hari pulang Ende. Tapi di Lembata ini baru saya merasa sangat betah dan mau tinggal lama di sini," katanya. 

Menurut dia, Lembata terbilang panas, tetapi masyarakatnya ramah dan menerima kehadiran anak anak Kelimutu sebagai bagian dari keluarga.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved