Berita Nasional

Pendeta Gilbert Dikecam Pasca Bela Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi: Bertobatlah

Pendeta Gilbert Lumoindong dikecam habis-habisan seusai membela Ferdy Sambo & Putri Candrawathi, pelaku pembunuhan Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
DIKECAM - Pendeta Gilbert Lumoindong dikecam habis-habisan oleh warganet. Ini terjadi setelah sang pendeta menemui Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo dan membeberkannya kepada publik tentang alasan pembunuhan Brigadir J. 

POS-KUPANG.COM - Pendeta Gilbert Lumoindong dikecam habis-habisan seusai membela Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, pelaku pembunuhan Brigadir J alias Nofryansah Yosua Hutabarat.

Ia juga disindir dan dihujat, lantaran mempercayai istri Ferdy Sambo yang diketahui berbohong berkali-kali dalam kasus pembunuhan itu.

Bahkan warganet pun menyerang akun media sosial Gilbert Lumoindong, agar sang pendeta ini bertobat.

Untuk diketahui, baru-baru ini, Penderta Gilbert Lumoindong bertemu dengan Putri Candrawathi untuk mendengar kronologis kejadian yang berbuntut pada pembunuhan Brigadir J.

Baca juga: Febry Diansah Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Siap Bela Klien Tanpa Harus Mengotori Profesi

Seusai pertemuan tersebut, Gilbert Lumoindong dengan bangga mengungkapkan cerita Putri kepada publik yang menyudutkan Brigadir Yosua Hutabarat.

Pendeta Gilbert Lumoindong merasa bahwa tak ada niat Ferdy Sambo membunuh Brigadir Yosua Hutabarat.

Bahkan dia menyebutkan bahwa jenderal bintang dua itu tak sekalipun memerintahkan Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu untuk membunuh Brigadir J.

NASIB FERDY SAMBO - Seperti inilah nasib Ferdy Sambo saat rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukannya terhadap Brigadir J. Untuk memakai masker saja ia harus dibantu sang istri, Putri Candrawathi.
NASIB FERDY SAMBO - Seperti inilah nasib Ferdy Sambo saat rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukannya terhadap Brigadir J. Untuk memakai masker saja ia harus dibantu sang istri, Putri Candrawathi. (POS-KUPANG.COM)

"Bharada E diperintahkan menembak tapi maksudnya bukan membunuh, tetapi hanya menyadarkan supaya dia (Brigadir J) mau mengakui perbuatannya. Kemudian pembunuhan itu terjadi," kata pendeta Gilbert dalam sebuah video di saluran Youtubenya dikutip Populis.id Senin 26 September 2022.

Pendeta Gilbert juga mengatakan, bahwa setelah Brigadir J terkapar usai dihujani lima tembakan, Ferdy Sambo memanggil ambulans.

Ferdy Sambo tidak ingin peristiwa pembunuhan dan pemerkosaan kepada istrinya itu diketahui oleh publik.

"Ada upaya memanggil ambulans karena gak mau cerita ini diketahui publik dan sangat memalukan," ujarnya lagi.

Dalam kesempatan itu, Pendeta Gilbert dengan tegas membantah klaim pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak yang menyebut, motif pembunuhan itu karena pernikahan Ferdy Sambo dengan seseorang yang dipanggil ‘si cantik’ dibongkar Brigadir J.

Baca juga: Kapolri Angkat Bicara, Ungkap Alasan Penyidik Tak Menjebloskan Istri Ferdy Sambo ke Ruang Tahanan

Ferdy Sambo dan si cantik disebut telah dinikahkan seorang rohaniwan.

Menurutnya, motif yang dikemukakan Kamaruddin Simanjuntak tak masuk akal, sebab sebagai seorang pemeluk Kristen Ferdy Sambo pasti mengetahui peraturan pernikahan dalam agama yang dianut, yakni tak ada pernikahan siri atau nikah di bawah tangan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved