Berita Nagekeo

Taman Bacaan Pelangi dan Pemkab Nagekeo Resmikan 56 Perpustakaan SD

Sebanyak 56 perpustakaan sekolah tersebut diresmikan dalam kurun waktu dua minggu mulai dari 19 September 2022 hingga 5 Oktober 2022

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Eflin Rote
HO-TB Pelangi
RESMIKAN PERPUSTAKAAN - Salah seorang guru sedang membimbing anak-anak sekolah dasar untuk membaca di perpustakaan ramah anak di Nagekeo. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, MBAY - Taman Bacaan Pelangi menjalin kerja sama multi pihak dengan Room to Read, Pemkab Nagekeo, 56 sekolah dasar dan orang tua siswa dan berhasil mewujudkan 56 perpustakaan ramah anak di sekolah-sekolah dasar di Kabupaten Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Sebanyak 56 perpustakaan sekolah tersebut diresmikan dalam kurun waktu dua minggu mulai dari 19 September 2022 hingga 5 Oktober 2022 oleh Taman Bacaan Pelangi bersama Pemkab Nagekeo.

6.300 anak di Kabupaten Nagekeo kini bisa menikmati perpustakaan ramah anak baru di sekolah mereka yang merupakan program kerja sama dari Taman Bacaan Pelangi dan Pemkab Nagekeo.

Baca juga: Firmus Matheus Mega Jadi Role Model Petani Milenial di Kabupaten Nagekeo

Keberhasilan Taman Bacaan Pelangi meresmikan ke-56 perpustakaan berkonsep ramah anak ini merupakan buah kerja sama multi pihak, dimana Room to Read, Pemerintah Kabupaten Nagekeo, terutama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pihak sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat desa, memberikan kontribusi finansial demi terciptanya perpustakaan ramah anak.

Selain pendirian perpustakaan di sekolah-sekolah, sebanyak 567 guru maupun kepala sekolah di 56 sekolah dasar tersebut juga mendapatkan pelatihan-pelatihan tentang sistem pengelolaan perpustakaan dan berbagai program literasi pengembangan kebiasaan membaca anak.

"Pendidikan adalah salah satu prioritas tertinggi Kabupaten Nagekeo. Pemerintah Kabupaten Nagekeo berterima kasih atas kontribusi dan kepedulian Taman Bacaan Pelangi dan Room to Read terhadap peningkatan minat baca anak-anak di daerah ini. Keberadaan perpustakaan ramah anak akan berdampak positif terhadap kemampuan literasi anak-anak di Nagekeo. Kami juga mengapresiasi pihak sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat desa atas kerja samanya yang luar biasa. Semua ini kita lakukan demi peningkatan kualitas pendidikan anak-anak dan masa depan mereka,” kata Bupati Nagekeo, dr. Johanes Don Bosco Don, M.Kes. pada acara konferensi pers yang diadakan hari ini, Selasa 27 September 2022.

Baca juga: Bupati Don Lantik 20 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkup Pemda Nagekeo

Di Indonesia, data dari Statistik Pendidikan 2019-2020 yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menunjukkan bahwa jumlah perpustakaan sekolah masih belum merata.

Dari 148.673 sekolah dasar, lebih dari 50.341 sekolah dasar belum memiliki perpustakaan dan mayoritas berada di wilayah Indonesia bagian Timur.

Data dari Statistik Pendidikan 2019-2020, kondisi perpustakaan sekolah yang fisiknya masih baik hanya di 13.927 sekolah dasar, selebihnya rusak ringan, sedang, dan berat.

Baca juga: Progres Pengerjaan Proyek Strategis Nasional Waduk Lambo di Nagekeo Capai 3,59 Persen

Tidak hanya itu saja, dari sekolah-sekolah yang sudah memiliki perpustakaan, tidak semua perpustakaan berfungsi dan digunakan  oleh anak-anak.

Padahal, perpustakaan sekolah yang berfungsi baik akan sangat mendukung peningkatan keterampilan membaca para siswa di sekolah tersebut.

Sementara itu, Director of Strategic Expansion Room to Read, Joel Bacha, mengatakan, Room to Read telah bermitra dengan Taman Bacaan Pelangi sejak 2014.

Pihaknya sangat bangga melihat perkembangan dan komitmen Taman Bacaan Pelangi yang terus bekerja keras mengembangkan kebiasaan membaca anak-anak di daerah pelosok di Indonesia Timur, termasuk di Kabupaten Nagekeo.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved