Berita Nagekeo

Progres Pengerjaan Proyek Strategis Nasional Waduk Lambo di Nagekeo Capai 3,59 Persen

Pelaksanaan pengerjaan Proyek Strategis Nasional Waduk Lambo di Desa Labolewa, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Tim

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/TOMMY NULANGI
PPK - Yohanis Pabi 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, ENDE - Pelaksanaan pengerjaan Proyek Strategis Nasional Waduk Lambo di Desa Labolewa, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berjalan. Hingga kini progres di lapangan terus mengalami peningkatan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan SNVT Pembangunan Bendungan II BWS NT II Ditjen SDA Kementerian PUPR, Yohanes Pabi mengatakan hal tersebut kepada Pos Kupang, Sabtu 10 September 2022.

Yohanes menyampaikan bahwa, hingga saat ini, progres pengerjaan mega proyek tersebut baru mencapai 3,59 persen. Angka progres tersebut merupakan akumulasi dari pengerjaan yang dilakukan secara simultan oleh dua penyedia yakni PT. Waskita Karya, KSO PT Bumi Indah dan PT. Brantas Abipraya.

"Realisasi pengerjaan di lapangan baru mencapai sebesar 3,59 persen, terjadi deviasi minus -1,044 persen dari target rencana sebesar 5,03 persen," ungkapnya.

Ia menjelaskan, deviasi tersebut disebabkan oleh masalah lahan yang kerap terjadi di lapangan. Masyarakat yang belum mendapatkan biaya ganti rugi sering melakukan aksi menuntut untuk segera membayar biaya ganti rugi lahan.

Baca juga: Tujuan Kunjungan Kerja Dua Kabupaten di NTT Menteri PUPR Akan Tinjau Sorgum Laipori Sumba Timur

"Oleh karena itu, kita mendorong percepatan ganti rugi lahan, yang menurut rencana minggu depan ini akan direalisasikan pembayaran 219 bidang dengan total nilai Rp. 71,16 miliar lebih," ujarnya.

Ia mengatakan, dengan segera terealisasinya pembayaran tersebut diharapkan lahan yang menjadi area konstruksi akan mulai dikerjakan oleh dua penyedia tersebut.

"Selain itu, upaya kita mengatasi deviasi ini dapat kita lakukan dengan penambahan armada, tenaga, maupun waktu kerja," ujarnya. (tom)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

PPK - Yohanis Pabi
PPK - Yohanis Pabi (POS-KUPANG.COM/TOMMY NULANGI)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved