Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini, Rabu 28 September 2022: Spiritualitas Murid

Renungan Harian Katolik hari ini, Rabu 28 September 2022 disajikan pula oleh Pater Awlaga Makin SVD. Sajian iman ini merujuk pada bacaan-bacaan suci.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
Pater Awlaga Makin, SVD 

U: Terpujilah Kristus.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Rabu 28 September 2022, Mengikut Yesus Keputusanku

WANITA - Yesus berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah.Kedua belas murid menyertai Dia, dan juga beberapa wanita, yang telah disembuhkan-Nya dari roh-roh jahat serta berbagai macam penyakit, selalu menyertai Dia.
WANITA - Yesus berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah.Kedua belas murid menyertai Dia, dan juga beberapa wanita, yang telah disembuhkan-Nya dari roh-roh jahat serta berbagai macam penyakit, selalu menyertai Dia. (YOUTUBE/KOMISI KOMSOS K. PADANG)

RENUNGAN: Spiritualitas Murid

Melalui pembaptisan semua orang telah menjadi murid Yesus. Murid Yesus bukan saja kaum tertabis, para imam, uskup atau paus, para biarawan biarawati berjubah.

Semua yang telah dibaptis, sejatinya telah mendapat status sebagai murid Yesus.

St Lukas dalam injil hari ini menampilkan 3 kelompok murid Yesus.

Yang menawarkan diri menjadi murid Yesus di tengah jalan. Yesus memberi jawaban; " serigala mempunyai liang, dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakan kepalaNYA".

Yang diundang Yesus,"Ikutlah Aku". Jawaban yang diberikan kepada Yesus berupa permohonan izin untuk menguburkan sang ayah. Yesus berkata lagi " Biarlah orang mati menguburkan orang mati.....

Yang mau mengikuti Yesus namun memohon izin untuk pamitan dengan keluarga.

Dan Yesus. Melalui dialog terbuka Yesus ingin membina para murid. Yesus mendengar ungkapan isi hati para murid. Jawaban Yesus adalah arahan yang mencerahkan, sekaligus peringatan dini bagi para murid.

Ada hasrat dan kemauan untuk mengikuti Yesus namun disertai syarat. Syarat dalam bentuk memohon izin, memohon kemudahan.

Dan kita. Yesus tetap membangun dialog dengan kita sambil mendengar jawaban yang kita berikan. Yesus memberi ruang kebebasan dalam mengikuti panggilanNYA.

Melalui jawaban-jawaban yang diberi Yesus, Yesus ingin mengarahkan kita sekalian akan SPIRITUALITAS MURID.

Setiap murid harus menyerahkan diri seutuhnya agar mampu melaksanakan tugas panggilan gereja.

Setiap murid yang melaksanakan pesan Sabda Tuhan selalu dalam posisi berjalan pergi, selalu siap sedia untuk diutus pergi.  Diutus pergi berarti ada kesediaan untuk keluar dari diri sendiri, keluar dari keluarga , keluar dari zona nyaman dan tidak meminta kemudahan dan izin berlebihan.

Tak ada hati yang mendua dan tawar menawar serta kompromi di kala diutus pergi. Tidak gampang memang, butuh pengorbanan untuk terus bergerak pergi ke medan bakti. Tuhan memberkati. Teriring salam dan doaku untukmu semua. (*)

Renungan Harian Katolik Lainnya

Ikuti Pos-Kupang.com di GOOGLE NEWS

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved