Berita Manggarai Timur

Kebakaran Gedung SMAN 2 Sambi Rampas Manggarai Timur, Polisi Selidiki Penyebab

Adapun peristiwa kebakaran bangunan gedung SMA Negeri 2 Sambi Rampas yang beralamat di Kampung Temba Lajar, Desa Nanga Mbaur, Manggarai Timur.

Penulis: Robert Ropo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
OLAH TKP - Polisi dari Polsek Sambi Rampas sedang melakukan olah TKP di lokasi kebakaran gedung SMAN 2 Sambi Rampas. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Pihak Kepolisian Polsek Sambi Rampas, Polres Manggarai Timur melakukan penyelidikan terkait peristiwa kebakaran bangunan milik SMA Negeri 2 Sambi Rampas.

Kapolres Manggarai Timur AKBP I Ketut Widiarta S.H.,S.I.K.,M.Si melalui Kanit Reskrim Polsek Sambi Rampas, Aipda Hamdan menyampaikan itu kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 28 September 2022.

Adapun peristiwa kebakaran bangunan gedung SMA Negeri 2 Sambi Rampas yang beralamat di Kampung Temba Lajar, Desa Nanga Mbaur, Kecamatan Sambi Rampas, terjadi pada Minggu 18 September 2022 sekitar pukul 17.50 Wita.

Baca juga: Dua Anak SD di Manggarai Timur Tewas Tenggelam Saat Berenang di Sungai Wae Pelas

Hamdan menerangkan, pada saat terjadinya kebakaran tersebut, pihaknya langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) dan tiba si TKP sekitar pukul 18.20 Wita bersama unsur Forkopimda untuk bersama-sama para guru dan warga untuk berusaha memadamkan api dan mengevakuasi barang-barang dan langsung melakukan olah TKP. Kemudian olah TKP dilanjutkan pada Senin 19 September 2022.

Dalam proses penyelidikan itu, kata Hamdan, sudah ada lima orang saksi yang sudah diperiksa untuk diambil keterangan. Para saksi adalah guru dan sekuriti.

Namun kata, Hamdan, proses penyelidikan tetap dilanjutkan karena belum ada cukup bukti yang akurat untuk mengungkap penyebab kebakaran itu.

Baca juga: Dinas Dukcapil Manggarai Timur Layani Dokumen Kependudukan Bagi 40 Warga Golo Lijun

"Hasilnya kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan lebih mendalam karena hasilnya belum ada cukup bukti yang kuat dan akurat terkait penyebab kebakaran itu. Police line masih di pasang di lokasi TKP karena kami masih membutuhkan sejumlah keterangan tambahan dari saksi-saksi lainya,"ujarnya.

Ketika ditanya apa dugaan sementara terkait penyebab kebakaran itu, kata Hamdan, pihaknya masih melakukan penyelidikan sehingga belum bisa menyimpulkan apa penyebabnya.

Kepala SMA Negeri 2 Sambi Rampas, Lukman, kepada POS-KUPANG.COM, menerangkan peristiwa kebakaran bangunan untuk gedung SMA Negeri 2 Sambi Rampas itu terjadi pada Minggu 18 September 2022.

Dalam peristiwa kebakaran itu, Kata Lukman, mengakibatkan 2 ruangan darurat dan 1 ruangan bendahara terbakar.

Baca juga: Terpilih Jadi Calon Wakil Bupati Manggarai Timur, Heremias Dupa Ucapkan Selamat Buat Siprianus Habur

Untuk dua ruangan darurat sebagian besar ludes terbakar sedangkan sebagian kecil kursi dan meja dapat di selamatkan. Sedangkan di ruangan bendahara sebagian besar tidak terbakar dan dapat diselamatkan hanya ada sebagian kecil meja, kursi, jendela dan buku-buku yang terbakar.

Lukman juga tidak mengatahui apa penyebab kebakaran tersebut. Titik api berawal dari ruangan darurat lalu menyambar ke ruangan bendahara.

"Kalau kosleting listrik kami di sekolah sini belum ada listrik. Kami tidak mengatahui sumber api dari mana. Titik api itu berawal dari ruangan darurat,"ujarnya.

Dikatakan Lukman, terkait peristiwa kebakaran tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Sambi Rampas, sedang dalam proses penanganan dan juga telah melakukan olah TKP pada Senin 26 September 2022.

Karena itu, Kata Lukman, pihaknya menaruh harapan besar kepada aparat penegak hukum dari Kepolisian Polsek Sambi Rampas bisa berhasil mengungkap penyebab kebakaran itu. (rob)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved