Berita Manggarai Timur

Dua Anak SD di Manggarai Timur Tewas Tenggelam Saat Berenang di Sungai Wae Pelas

Ferdianus dan Oktavianus tewas tenggelam di sungai Wae Pelas, Kampung Rewung, Desa Tango Molas, Kabupaten Manggarai Timur

Penulis: Robert Ropo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO ISTIMEWA
JENAZAH - Jenazah Ferdianus dan Oktavianus yang tewas tenggelam di sungai Wae Pelas, Kampung Rewung, Desa Tango Molas saat disemayamkan di rumah duka. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Naas dialami oleh dua orang anak, Ferdianus Naju (11) dan Oktavianus Saputra (12) siswa SD  kelas 6 SDI Rewung, Kampung Rewung, Desa Tango Molas, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur

Ferdianus dan Oktavianus tewas tenggelam di sungai Wae Pelas, Kampung Rewung, Desa Tango Molas, Kabupaten Manggarai Timur, Senin 26 September 2022 sekitar pukul 14.00 Wita. 

Kapolres Manggarai Timur AKBP I Ketut Widiarta, S.H.,S.I.K.,M.Si, melalui Kapolsek Borong,  AKP I Wayan Sunarta, SE, kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 28 September 2022, menjelaskan, usai peristiwa tersebut pada hari Senin, tanggal 26 September 2022, pukul 17.00 Wita.

Kapospol Mano bersama anggota Bhabinkamtibmas Kecamatan Lamba Leda Timur mendatangi kampung Rewung TKP dan mengali keterangan dari para saksi baik saksi pada peristiwa di TKP sungai Wae Pelas maupun saksi-saksi yang mengevakuasi kedua korban dari TKP ke Poskedes Desa Tango Molas. 

Wayan menjelaskan, adapun kronologi peristiwa tenggelamnya kedua korban berdasarkan keterangan para saksi bahwa pada hari Senin tanggal 26 September 2022 sekitar pukul 13.30 Wita, kedua korban bersama 6 orang Saksi pergi ke Sungai Wae Pelas hendak mau berenang bersama ke enam orang saksi yang merupakan teman-teman mereka. Jarak dari Kampung Rewung ke Sungai Wae Pelas kurang lebih 750 meter. 

Baca juga: Dinas Dukcapil Manggarai Timur Layani Dokumen Kependudukan Bagi 40 Warga Golo Lijun

Sekitar pukul 14.00 Wita ke dua korban dan keenam saksi tiba di kali Wae Pelas dan kedua korban langsung membuka baju dan celana, kemudian kedua korban langsung lompat bersamaan ke dalam kolam air di sungai tersebut. Sedangkan keenam orang teman-teman masih berada di pinggir kali. 

Dan selang beberapa saat kemudian kedua korban yg berada di dalam kali tersebut tidak juga muncul ke permukaan air (tengelam). 

Keenam orang teman-teman lalu panik karena kedua korban belum juga muncul ke permukaan air.

Baca juga: Terpilih Jadi Calon Wakil Bupati Manggarai Timur, Heremias Dupa Ucapkan Selamat Buat Siprianus Habur

Kemudian sebagian teman-teman kedua korban berinisiatif pergi ke Kampung Rewung untuk memberitaukan kejadian tersebut kepada warga, dan sesampainya di tengah jalan bertemu dengan 3 warga sebagai saksi Vitalis Jebarus, Stefanus Kandi dan Vensianus Asman yang sedang melintas di jalan dan langsung memberitaukan kejadian bahwa kedua korban sudah tenggelam di kali Wae Pelas.

Atas informasi tersebut ketiga orang saksi ini langsung bergegas menuju ke TKP dan menolong kedua korban yang masih tenggelam di dasar sungai tersebut.

Setelah melakukan pertolongan oleh ketiga warga tersebut langsung mengevakusi kedua korban dari dalam kali dan langsung mengantar kedua korban ke Poskesdes Desa Tango Molas untuk mendapatkan pertolongan medis dari petugas medis UPTD Puskesmas Lawir, namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis kedua nyawa korban tidak bisa tertolong alias meninggal dunia. 

Karena itu pada pukul 16.00 Wita para saksi bersama warga Kampung Rewung langsung mengantar jenazah kedua korban ke rumah duka masing-masing untuk di semayamkan. (rob) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved