Berita Sumba Barat

Atasi Kelangkaan BBM di Sumba Barat, Grace Ora Pantau Pengisian BBM di SPBU di KM 2 dan 3

Kedatangan Grace Ora selaku Kabag Ekonomi dan SDA Setda Sumba Barat adalah untuk melihat secara langsung suasana pengisian BBM di dua SPBU.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
PANTAU - Kabag Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Sumba Barat, Grace W.Ora, SSi didampingi Lurah Pada Eweta, Veky Awang memonitor pengisian bbm di SPBU KM 3 Kota Waikabubak, Sumba Barat, Kamis 22 September 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Sumba Barat disingkat Kabag Ekonomi dan SDA Setda Sumba Barat, Grace Ora, SSi memantau langsung pengisian bahan bakar minyak (bbm) di SPBU km 2 dan km 3,  Kota Waikabubak, Sumba Barat, Kamis 22 September 2022 siang.

Kedatangan Grace Ora selaku Kabag Ekonomi dan SDA Setda Sumba Barat adalah untuk melihat secara langsung suasana pengisian BBM di dua SPBU dalam kota Waikabubak itu.

Sebab semenjak pemerintah pusat menaikan harga bbm beberapa waktu lalu, antrean pengisian bbm di Kota Waikabubak, Sumba Barat tak pernah berhenti. Antrean panjang kendaraan baru berhenti bila bbm jenis fertalite habis.

Baca juga: Satuan Polisi Pamong Praja Sumba Barat Tertibkan Pedagang, Giring PKL Keluar Kompleks Pertokoan

Seperti disaksikan POS-KUPANG.COM di SPBU km 3 Kota Waikabubak, Sumba Barat, Kamis 22 September 2022 siang,  terlihat Kabag Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Sumba Barat, Grace W.Ora, SSi didampingi Lurah Pada Eweta, Veky Awang, menghimbau para pemilik kendaraan sepeda motor maupun mobil untuk melakukan antrean secara tertib dan teratur.

Perlu diketahui  pemerintah telah mengambil kebijakan mengatur pengisian bbm terutama bbm subsidi maka  semua kendaraan wajib mendaftarkan kepada petugas SPBU dengan membawa STNK kendaraan dan KTP sopir bersangkutan. 

Dengan demikian, semua kendaraan itu masuk dalam aplikasi sehingga pengisian bbm termonitor baik. Khusus sepeda motor hanya boleh mengisi maksimal Rp 50.000. Sedangkan untuk mobil hanya boleh sampai 30 liter. Itupun hanya sekali   isi dalam satu hari.

Baca juga: Korban Kebakaran di Sumba Barat Daya Terima Bantuan dari Pemerintah Daerah

Dalam kesempatan itu, Kabag Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Sumba Barat, Grace Ora juga menghimbau masyarakat senatiasa menjaga suasana kondusif menghadapi situasi seperti sekarang ini. Ia meminta masyarakat mengantre dengan teratur agar pelayanan pengisian BBM berjalan aman dan lancar pula. (*) 

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved