Berita Nasional

Jokowi Beri Pesan Khusus kepada Tiga Calon Ketum Jelang Munas Hipmi Desember 2022 

Jokowi didatangi Badan Pengurus Pusat, Panitia dan para calon ketua umum (ketum) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Istana Merdeka Jakarta

Editor: Agustinus Sape
KOMPAS/MAWAR KUSUMA WULAN
KETERANGAN PERS - Ketua Panitia Pengarah atau Steering Committee Musyawarah Nasional XVII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Dede Indra Permana Soediro memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 22 September 2022. Hipmi baru saja melapor kepada Presiden Jokowi mengenai persiapan munas XVII Hipmi Desember 2022. 

Saat ini, tahapan pemilihan yang sedang dilakukan adalah kuliah umum. Dalam kuliah umum tersebut, setiap calon memberikan kuliah umum untuk memaparkan visi dan misi yang terbaik untuk kepentingan ekonomi bangsa ke depan.

”Ini pestanya para BPD (Badan Pengurus Daerah HIPMI) untuk bisa melaksanakan dan memilih,” kata Dede.

Baca juga: HIPMI NTT Helat Tiga Acara Besar, Pengurus Cabang dan BPP Ikut Hadir, Ini Tujuannya

Dalam kesempatan tersebut, ketiga calon ketua umum HIPMI juga memaparkan sekilas visi dan misi mereka.

Akbar Himawan Buchari menyebut bahwa tantangan HIPMI ke depan lumayan berat karena dihadapkan pada kondisi ekonomi yang serba tidak pasti.

”Tentu kami harus bisa bermitra dengan pemerintah dalam rangka meningkatkan perekonomian nasional dan juga membantu pemerintah dalam rangka tumbuh kembangnya wirausaha baru yang ada di Indonesia,” kata Akbar.

Menurut Akbar, Hipmi menargetkan lahirnya wirausaha baru di daerah dan di seluruh Indonesia. ”Yang hanya 4 persen, target kami ke depan sampai dengan 8 persen pengusaha baru. Kami bersinergi dengan pemerintah sehingga lahir pengusaha-pengusaha baru di daerah dan juga menumbuhkembangkan pengusaha existing yang ada di daerah,” tambahnya.

Adapun Bagas Adhadirgha menegaskan ingin menjadikan Hipmi sebagai inkubator kewirausahaan nasional. Ke depan, Hipmi berharap bisa mencetak 1 juta usahawan baru dalam rangka menyambut bonus demografi yang akan terjadi tahun 2030.

”Kami sudah mempunyai instrumen untuk melaksanakan hal tersebut, kami mulai kewirausahaan sejak bangku kuliah. Kami punya namanya HIPMI perguruan tinggi dan juga punya program HIPMI akademi yang bertugas melakukan mentoring kawan yang ingin jadi pengusaha muda,” kata Bagas.

Menurut Anggawira, Presiden Jokowi telah menyampaikan bahwa ekonomi dunia sekarang dengan kondisi tidak stabil karena tantangan global yang cukup berat. HIPMI bertekad menjadi mitra pemerintah untuk mendukung program yang ada dan memberikan kepercayaan kepada publik.

”Tadi, Presiden menyampaikan fair dan sehat. Meminta kami anak muda menunjukkan semangat dan inspirasi kepada generasi muda menjadi entrepreneur karena tantangan ke depan bonus demografi. Harus menciptakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya,” ujar Anggawira.

Baca juga: HIPMI Kota Kupang Sarankan Pelaku Usaha dan Masyarakat Tidak Bergerak Sendiri

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved