Berita Rote Ndao

Berdayakan SDM, Pemkab Rote Ndao Lewat Disbudpar Latih Pemandu Wisata Selam di Nemberala

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rote Ndao melaksanakan pelatihan pemandu wisata selam di Nemberala,

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM / Istimewa
ARAHAN - Para Peserta Pelatihan Pemandu Wisata Selam di Nemberala mendapat arahan sebelum menyelam. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

POS-KUPANG.COM, BA'A - Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rote Ndao melaksanakan pelatihan pemandu wisata selam di Nemberala, Kecamatan Rote Barat.

Pelatihan ini dibuka sejak Senin, 12 September 2022, dengan tujuan memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional dan tersertifikasi, sehingga bisa mempermosikan dan menopang pariwisata di daerah.

Dalam sambutan Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu yang disampaikan Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra, Untung Harjito mengatakan bahwa Pemkab Rote Ndao memandang perlu berinovasi dan mengembangkan sektor pariwisata untuk menjadikan Rote Ndao menjadi tujuan wisata. 

"Salah satunya dengan memberdayakan SDM dalam pelatihan pemandu wisata selam," kata Untung.

Perlu diketahui bersama, masih menurutnya, bahwa sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Rote Ndao Nomor 5 Tahun 2018 tentang rencana induk pembangunan kepariwisataan Kabupaten Rote Ndao, destinasi wisata tersebar pada II kecamatan dan diantaranya merupakan kawasan pengembangan pariwisata estate.

Baca juga: Perempuan Kristen di NTT Diharapkan Tanam Kelor Sebagai Aktualisasi Iman

"Sejak tahun 2019, Pemkab Rote Ndao melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata telah memprogramkan kegiatan pelatihan pemandu wisata selam dan pada tahun 2022 ini akan dilaksanakan pada tingkatan lebih lanjut yakni kegiatan tindakan pertama saat emergency dan tingkatan penyelamatan dalam penyelam," jelas Untung. 

Dirinya juga menerangkan, pelatihan tersebut, dilaksanakan sebagai salah satu upaya mendukung peningkatan kualitas para pemandu wisata selam dan sekaligus membuka peluang kerja bagi pribadi para peserta pelatihan. 

"Para peserta pelatihan pemandu wisata diharapkan bisa mempromosikan wisata bahwa laut, memberikan arahan maupun penyadaran kepada wisatawan maupun masyarakat sekitar akan pentingnya lingkungan untuk berkelanjutan wisata," imbunya 

Selain itu, dikatakan Untung, bagi pemandu wisata selam yang mengikuti pelatihan ini, akan diberikan lisensi.

Baca juga: Kuliner Khas NTT: Ikan Tongkol Suwir Balek Tomat, Bahan Kaki Lima Rasa Bintang Lima, Lezat Bro

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved