Ryan Tefa, Anak Penemu Mayat Pria Hangus Terbakar di Liliba Masih Trauma dan Takut
Ryan Tefa, Anak Penemu Mayat Pria Hangus Terbakar di Liliba Masih Trauma dan Takut
Penulis: OMDSMY Novemy Leo | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Untuk diketahui, Mayat tanpa identitas ditemukan hangus terbakar oleh warga diantara bebatuan di dalam kali kecil di RT/45, Kelurahan Liliba, Kota Kupang, Selasa 2 Agustus 2022.

Ketua RT/45, Kanisius Gambu mengatakan jenazah tersebut ditemukan pertama kali oleh anak sekolah.
"Awal yang temukan jenazah ini seorang siswa SD saat pulang sekolah," kata dia kepada POS-KUPANG.COM, saat berada di TKP.
Kronologi temuan jenazah, kata Kanisius saat anak sekolah dasar pulang melewati lokasi rersebut, dimana siswa bernama Riyan yang melihat ada sosok mayat tersebut.
"Anak itu bukan pulang rumah, tapi dia lari ke rumah warga di dekat TKP untuk beritahu bahwa ada mayat di kali," kata dia
Mendapat informasi tersebut, ia pun langsung melanjutkan laporan kepada aparat kepolisian Polresta Kupang Kota.
Ia menyebut jarak sekitar 100 meter lokasi penemuan mayat dengan pemukiman warga.
Ia pun belum dapat memastikan apakah jenazah tersebut adalah warganya, karena sejauh ini belum ada laporan warga terkait kehilangan anggota keluarga.

Kata kanisius selama ini tidak hal yang mencurigakan di lokasi tersebut.
Baca juga: Info Cuaca Kota Kupang Hari Ini Sabtu 30 Juli 2022, Kupang dan Oelamasi Cerah Berawan
"Sebelum penemuan jenazah ini pun belum ada warga yang lapor terkair kehilangan anggota keluarga," tambahnya
Untuk mempercepat proses pencarian identitas jenazah, pihaknya pun memberikan imbauan kepada warga maupun anak kos melalui grup Whatsap RT apabila mengalami kehilangan anggota keluarga.
Sementara Lurah Liliba, Viktor Makoni menambahkan sosok mayat ini masih misterius atau mayat tanpa identitas.
Menurutnya sejauh ini warga di wilayah RT/45 belum melaporkan adanya kehilangan anggota keluarga.
"Sampai saat ini masih belum ada laporan kehilangan anggota keluarga dari warga," tuturnya
Ia pun telah memberikan imbauan kepada warga agar tidak berkomentar aneh supaya tidak terjadi polemik bagi warga di wilayah RT/45. (vel)