Berita Kota Kupang

IEPF, JICA dan Dinas Pendidikan Kota Kupang Berkolaborasi Dalam Program Pendidikan Lingkungan

Bersama para guru di Kota Kupang, IEPF membuat bahan ajar digital tentang lingkungan yang disesuaikan dengan kondisi di Kota Kupang.

Editor: maria anitoda
POS-KUPANG.COM
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang (baju putih) bersama Yasunobu Kuboki, Manajer Proyek IEPF (kiri) berfoto bersama peserta seminar di Hotel Pelangi Selasa 13 September 2022 

Tujuan IEPF untuk menyemarakan pendidikan di Indonesia serta pertukaran informasi antara Indonesia dan Jepang.

Di Indonesia, proyek kemitraan IEPF untuk pendidikan lingkungan pertama kali di terapkan di Kota Tanggerang Selatan pada 2014. Selanjutnya, disebarluaskan ke beberapa kota lain, yakni Kota Bogor, Balikpapan, Kabupaten Tabanan (Bali), Kota Kupang, dan Kabupaten Manggarai Barat.

Dari tahun 2021-2025, IEPF akan menyebarluaskan program pendidikan lingkungan ini secara bersamaan di wilayah NTT (Kota Kupang dan Kabupaten Manggarai Barat) melalui "Proyek untuk mendukung SDGs (Sustainable Development Goals) pendidikan lingkungan di daerah terpencil terpencil menggunakan bahan ajar digital dan lesson study ala Jepang".

Untuk linimasa program di wilayah NTT, tahun 2021-2022 melakukan survei sekolah, lingkungan, dan seminar. Tahun 2022-2023 melakukan pembuatan buku digital.

Tahun 2023-2024 melakukan pelatihan guru dan pengawas. Tahun 2024-2025 melakukan penerapan dengan lesson study.

Diambil dari buku 'SDGs Buku Digital Pendidikan Lingkungan' yang POS-KUPANG.COM peroleh dari panitia seminar, IEPF dan dinas pendidikan Kota Kupang sudah menandatangani nota kesepahaman program Kerjasama Pendidikan Lingkungan pada 7 Desember 2020 oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si.

Sedangkan dengan Manggarai Barat pada 1 Maret 2022 oleh Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, M.Kes.

Alasan dipilihnya Kota Kupang dan Manggarai Barat oleh IEPF untuk menjalankan programnya di wilayah NTT adalah Kota Kupang merupakan ibukota Provinsi NTT dan merupakan kota terbesar di Pulau Timor yang sedang berkembang pesat dan melalui program ini pendidikan lingkungan diharapkan bisa membangun kesadaran masyarakat akan pembangunan berkelanjutan.

Sedangkan Manggarai Barat dikarenakan saat ini menjadi disetinasi wisata baru di kawasan NTT. Masyarakat perlu mengerti cara menjaga keindahan panorama dan kelestarian alamnya.

Rencananya, program IEPF di wilayah NTT akan dilakukan secara bersamaan dengan program di wilayah Bali (Kabupaten Tabanan). (Tesha)

Berita Kota Kupang Lainnya

IKUTI BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS POS-KUPANG.COM

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved