Berita Kota Kupang
Kupang Live Music, Anak Muda Kupang Goyang Bento di Taman Generasi Penerus
Anak muda Kota Kupang goyang dengan lagu berjudul Bento di Taman Generasi Penerus (Tagepe), Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Anak muda Kota Kupang goyang dengan lagu berjudul Bento di Taman Generasi Penerus (Tagepe), Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima.
Goyang Bento ini berlangsung pada acara Kupang live music di Taman Generasi Penerus , Sabtu 10 September 2022 malam. Tema Kupang live music ini adalah Ekonomi Kreatif Bangkit, Pariwisata Maju.
Kegiatan ini diselenggarakan Dinas Pariwisata Kota Kupang.
Pantauan POS-KUPANG.COM, sekitar pukul 19:30 wita, di taman ini sudah ada pengunjung yang umumnya adalah anak muda, remaja. Saat musik lagu berjudul Bento, nampak sejumlah anak masuk dan bergoyang. Ada juga yang goyang di atas joging track. Bukan saja anak remaja, ada juga orang dewasa.
Saat itu, ada juga lagu Nusa Rote, lagu Gemu Fa Mi Re. Suasana makin ramai ketika lagu Bento dan lagu Nusa Rote. Ada juga lagu Ambon berjudul Tobelo yang dinyanyikan Yopie Latul. Hingga pukul 21:00 wita, acara ini juga masih berlangsung.
Pengunjung juga diminta untuk pose bersama. Saat itu pengunjung diminta agar saat berada di taman tersebut bisa menjaga kebersihan. Nampak, ada mobil sampah yang disiapkan sehingga sampah yang ada langsung diangkut.
Beberapa pengunjung mengakui, dengan adanya acara di taman itu bisa memberikan nuansa sendiri di Kota Kupang, apalagi di malam Minggu.
"Kalau begini setiap malam minggu berarti taman di Kota Kupang ini tidak sepi," kata Siprianus Arman.
Dia mengharapkan pemerintah bisa mengatur jadwal agar setiap akhir pekan ada acara di setiap taman, karena dengan adanya acara maka bisa berdampak bagi pedagang kuliner yang ada di sekitar taman.
Baca juga: Agustus 2022 Catat 24 Kasus Lakalantas, Ini Pesan Kapolresta Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto
Sementara itu, Emelia salah satu pedagang di Taman Tagepe ini mengatakan, jika ada acara seperti itu, mereka sebagai pedagang kuliner bisa mendapat untung asalkan ada pengaturan sehingga pengunjung bisa mampir di tempat usaha mereka.
Anggota DPRD Kota Kupang, Siqvrid Basuki mengatakan, apa yang dilakukan pemerintah itu sudah baik karena mendukung pemulihan ekonomi masyarakat.
"Kita tahu bahwa masyarakat saat ini dalam masa pemulihan ekonomi, karena itu kalau ada kegiatan yang bisa berdampak pada ekonomi kreatif, maka saya kira sangat baik," kata Siqvrid.
Politisi Partai NasDem ini mengapresiasi terobosan yang dilakukan Penjabat Wali Kota Kupang untuk menghidupkan suasana di setiap taman, selain memberikan dampak bagi pedagang kuliner yang ada di sekitar taman.
Baca juga: Polisi Harus Jadi Teladan Masyarakat
Dia juga mengharapkan, tidak saja acara musik saja tetapi harus ada juga tarian daerah sehingga masyarakat bisa mengetahui dan memahami budaya di NTT.
Sementara itu, di halaman Kantor Wali Kota Kupang, ada juga live music yang digelar oleh Pemkot Kupang dan DPD Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) NTT.
Nampak hadir Sekda Kota Kupang, Fahrensy Funay dan sejumlah pejabat Pemkot Kupang. Hadir pula DWP Kota Kupang. Acara ini diisi oleh DPD PAPPRI NTT, DPC PAPPRI Kabupaten Belu, Kota Kupang dan lainnya. DPC PAPPRI Belu menampilkan lagu berjudul Tebe.
Sementara di halaman Kantor Walikota terlihat ada tenda pameran tenun ikat, ada juga kuliner dan lainnya.(*)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
