Berita Kabupaten Belu

Saat Musdes Wakil Bupati Belu Tekankan Kebutuhan Masyarakat Diprioritaskan 

Wakil Bupati Belu Drs. Aloysius Halerserens, MM menekankan kepada peserta musyawarah desa (Musdes) Fatubaa agar usulan kebutuhan prioritas masyarakat

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS
WABUP - Wakil Bupati Belu, Aloysius Haleserens saat memberikan arahan kepada peserta Musdes Fatubaa, di Kantor Desa, Selasa 6 September 2022. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA - Wakil Bupati Belu Drs. Aloysius Halerserens, MM menekankan kepada peserta musyawarah desa Musdes Fatubaa agar usulan kebutuhan prioritas masyarakat harus diutamakan, bukan kepentingan. 

Selain itu, usulan prioritas masyarakat tidak boleh diintervensi oleh siapapun. Usulan harus murni dari masyarakat Desa Fatubaa. Masyarakat sebagai subyek pembangunan harus terlibat aktif, bukan sekedar dimobilisasi untuk menghadiri seremoni. 

"Kita berharap, setiap usulan prioritas masyarakat tidak boleh diintervensi oleh siapapun. Kita juga tidak boleh memaksakan kehendak, tetapi harus murni aspirasi semua masyarakat desa Fatubaa", tegas Wakil Bupati Belu saat menjadi pembicara dalam Musdes
Prioritas Usulan Tahun Anggaran 2023 Desa Fatubaa, di Kantor Desa, Selasa 6 September 2022. 

Menurut Wakil Bupati Belu Alo, musdes merupakan tahapan lanjutan setelah musyawarah dusun (musdus). Semua aspirasi warga diserap dan direkap oleh tim kemudian diajukan dalam musyawarah desa. Melalui forum musdes membuat perengkingan dan menetapkan sebagai usulan prioritas pembangunan desa. 

Wakil Bupati Belu berharap, penyelenggaraan musyawarah penting dilakukan agar menghasilkan keputusan yang bermutu dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Musyawarah ini juga sebagai implementasi prinsip pembangunan partisipatif Musdes  

"Saya harapkan keterlibatan masyarakat tidak sekadar mobilisasi, namun sudah pada tingkat partisipasi aktif. Selain itu, kesepakatan-kesepakatan yang dihasilkan akan mampu menjawab isu-isu strategis di desa secara substansi", harap Wakil Bupati Belu

Musdes ini dihadir Kepala Dinas PMD, camat, pendamping desa, kepala desa, sekretaris desa, perangkat desa, lembaga masyarakat desa, para tokoh adat, tokoh pendidik dan tokoh pemuda. 

Desa Fatubaa telah mengidentifikasi potensi dan permasalahan di dusun, yang mencakup bidang sosial budaya, ekonomi produktif warga dan sarana prasarana fisik lingkungan, sekaligus alternatif solusi atau pemecahan masalahnya. (jen). 

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

musdes ok
WABUP - Wakil Bupati Belu, Aloysius Haleserens di acara Musdes Fatubaa, di Kantor Desa, Selasa 6 September 2022.
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved